Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mematangkan rencana penyediaan hunian layak bagi keluarga penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan strategis antara Menteri PKP Maruarar Sirait dan Kepala BGN Sudaryono pada Kamis (20/8/2026) ini menjadi langkah awal mewujudkan komitmen tersebut, menandai sinergi antarlembaga untuk kesejahteraan masyarakat.
Diskusi intensif antara kedua kementerian ini menyoroti fakta bahwa banyak keluarga penerima MBG masih terkendala akses terhadap tempat tinggal yang layak, baik karena belum memiliki rumah pribadi maupun kondisi hunian yang jauh dari standar kelayakan. Untuk mengatasi hal ini, kolaborasi strategis akan dilakukan melalui pemadanan data dan pengembangan sistem terpadu. Tujuannya adalah memastikan bahwa Program Bedah Rumah dapat menyasar keluarga penerima manfaat MBG yang paling membutuhkan dan memenuhi kriteria bantuan.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan dukungan penuh kementeriannya terhadap program-program strategis pemerintah, termasuk inisiatif Makan Bergizi Gratis yang digagas BGN. Maruarar melihat potensi besar kolaborasi antara sektor perumahan dan program MBG untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. "Kami berdiskusi, BGN memegang salah satu program paling strategis di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. Kami senang melihat berbagai gebrakan Pak Sudaryono," ungkap Maruarar dalam keterangan resmi yang diterima chapnews.id, Kamis (20/8/2026).
Dari Kementerian PKP, Maruarar mengidentifikasi tiga program unggulan yang siap didorong untuk mendukung keluarga penerima MBG. Pertama, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang secara konsisten menjadi instrumen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah subsidi, baik dalam bentuk rumah tapak maupun unit rumah susun.
Kedua, Kredit Program Perumahan (KPP), yang dirancang untuk memberdayakan orang tua penerima MBG yang berprofesi sebagai pelaku usaha, khususnya UMKM. Melalui KPP, mereka dapat mengakses pembiayaan untuk mengembangkan usahanya, yang pada gilirannya akan menggerakkan roda perekonomian keluarga. Dan yang ketiga, tentu saja, Program Bedah Rumah yang akan memastikan hunian layak bagi mereka yang membutuhkan, melengkapi dukungan gizi dengan fondasi kehidupan yang lebih stabil.

