Chapnews – Ekonomi – Jakarta – Solikin M Juhro secara resmi mengemban amanah sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026-2031, setelah dilantik oleh Mahkamah Agung (MA) pada Rabu, 2 September 2026. Penunjukan ini menandai babak baru dalam karir panjangnya di bank sentral.
Pelantikan yang berlangsung pukul 14.30 WIB tersebut juga mengukuhkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI serta Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI, melengkapi jajaran pimpinan bank sentral yang akan memegang kendali kebijakan moneter dan makroprudensial Indonesia.

Penunjukan Solikin untuk menduduki kursi Deputi Gubernur BI ini kian memperpanjang rekam jejak pengabdiannya yang telah terukir selama lebih dari tiga dekade di institusi bank sentral. Dedikasinya yang tak diragukan lagi menjadi salah satu faktor kunci dalam penunjukannya.
Pria kelahiran Surabaya, 10 Oktober 1967 ini, memulai perjalanan akademisnya dengan menamatkan studi sarjana di program studi Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Airlangga pada tahun 1991. Semangatnya untuk terus belajar membawanya menempuh jenjang magister ilmu ekonomi di University of Michigan, yang berhasil diselesaikannya pada tahun 1998. Puncaknya, ia meraih gelar doktor di bidang Ekonomi Moneter dari Universitas Indonesia pada tahun 2005, mengukuhkan keahliannya di bidang ekonomi.
Berdasarkan data yang dihimpun chapnews.id dari laman resmi BI, Solikin mengawali pengabdiannya di Bank Indonesia sejak 20 September 1994. Sebelum menempati posisi barunya sebagai Deputi Gubernur, ia tercatat memegang jabatan strategis sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial, terhitung sejak 16 Juni 2023. Pengalamannya yang luas di berbagai departemen BI diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi stabilitas ekonomi nasional.

