Chapnews – Ekonomi – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman secara resmi mengumumkan penambahan alokasi anggaran signifikan untuk mengakselerasi pembangunan dan perluasan sektor pertanian di Tanah Papua. Dana sebesar Rp3,2 triliun disiapkan sebagai respons atas keberhasilan luar biasa program pengembangan pertanian di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, yang terbukti mampu mendongkrak produksi dan kesejahteraan petani setempat.
Keputusan strategis ini diambil seiring dengan kebutuhan penyesuaian anggaran agar pembangunan pertanian dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Papua, dengan fokus pada pengembangan komoditas yang paling sesuai dengan karakteristik geografis dan sosial masing-masing daerah. Mentan Amran menekankan pentingnya pemerataan hasil pembangunan pertanian agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Papua.

"Rakyat Papua telah merasakan peningkatan kesejahteraan yang luar biasa. Namun, mereka masih memerlukan dukungan lebih lanjut. Saya telah meminta agar segera diusulkan, sehingga kita bisa menyiapkan anggaran tambahan untuk tahun depan," tegas Mentan Amran pada Minggu (12/7/2026).
Selain injeksi dana, Mentan Amran juga menyetujui pembukaan lahan sawah seluas 250 hektare di Wanam, dengan target pengerjaan dimulai pada tahun ini. Pemerintah berkomitmen penuh untuk melengkapi kawasan ini dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk bantuan traktor modern, pembangunan jaringan irigasi yang memadai, serta penerapan teknologi pertanian terkini. Harapannya, Wanam akan menjadi model percontohan pengembangan pertanian berkelanjutan yang dapat direplikasi di seluruh Papua.
"Insyaallah, semua akan rampung tahun ini. Kami bertanggung jawab penuh. Kami akan mengirimkan lebih banyak traktor, membangun irigasi, dan menerapkan teknologi modern di Wanam agar masyarakat dapat menikmati hasil pertanian yang lebih optimal," pungkas Mentan Amran, menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan Papua sebagai lumbung pangan nasional.


