Chapnews – Ekonomi – Purbaya Yudhi, namanya mendadak menjadi perbincangan hangat setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani. Pengumuman mendadak ini mengejutkan publik, terutama mengingat panggilan tak terduga yang diterimanya di sore hari Senin, 8 September 2025. Dengan setelan jas hitam dan dasi biru, ia tiba di Istana Negara didampingi keluarga, tak menyangka akan menerima jabatan penting tersebut.
Kisah ini bermula dari sebuah panggilan telepon dari Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. Purbaya diminta datang ke Istana pukul 15.00 WIB tanpa mengetahui agenda pasti pertemuan tersebut. "Ada yang telepon, Letkol Teddy. Diminta datang jam 3," ujarnya di Istana Negara. Ia hanya menduga pembahasan akan berkisar seputar ekonomi.

Namun, tak lama kemudian, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengumumkan reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Keuangan menjadi salah satu kementerian yang mengalami pergantian menteri, selain Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Kemenko Polhukam.
Presiden Prabowo secara resmi mengumumkan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai pengganti Sri Mulyani. Reshuffle ini, menurut Presiden, bertujuan untuk memperkuat kinerja kabinet dalam menghadapi tantangan pemerintahan mendatang. Pelantikan kelima menteri baru tersebut berlangsung di Istana Negara pada sore hari itu juga.
Lantas, siapakah Purbaya Yudhi? Jejak karirnya cukup gemilang. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2020-2025, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020), dan berbagai posisi strategis lainnya di pemerintahan, termasuk di Kantor Staf Presiden dan beberapa Kementerian Koordinator. Sebelum berkiprah di pemerintahan, Purbaya Yudhi memiliki pengalaman di sektor swasta, antara lain sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA, Senior Economist dan Chief Economist di Danareksa Research Institute, serta Direktur Utama PT Danareksa Securities. Ia juga aktif di berbagai organisasi ekonomi, seperti Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri, dan Indonesia Economic Forum. Kariernya yang panjang dan beragam di sektor publik dan swasta menjadikannya figur yang menarik untuk ditelaah lebih lanjut.



