Chapnews – Nasional – Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur tengah gencar melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden pelemparan bom molotov ke kediaman seorang advokat di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Peristiwa yang menggegerkan ini terjadi pada dini hari Selasa, 1 Juli, menargetkan rumah milik Sulardi.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutnya sebagai dugaan percobaan pembakaran dan perusakan. "TKP kejadian diduga percobaan pembakaran dan pengerusakan," ujar Made dalam keterangan tertulis yang diterima chapnews.id, Sabtu (4/7).

Berdasarkan keterangan saksi mata, aksi teror ini dilakukan oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Mereka terlihat membawa sebuah botol yang diindikasikan sebagai bom molotov. Para pelaku kemudian melemparkan botol berisi bahan mudah terbakar itu ke arah pagar rumah korban sebelum akhirnya melarikan diri dengan cepat dari lokasi kejadian.
Hingga kini, dua orang saksi, Niman dan Dadang, telah dimintai keterangan oleh penyidik untuk membantu mengungkap tabir di balik insiden ini. Namun, motif di balik pelemparan molotov tersebut masih menjadi misteri dan terus didalami oleh pihak kepolisian. Penyelidikan intensif terus dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan motif di balik serangan ini.


