Ads - After Header

Modus Nekat Selundupkan Emas di Dubur

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Aksi penyelundupan barang berharga dengan modus yang sangat ekstrem baru saja mengguncang Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang pria berkebangsaan India berinisial MW (31) berhasil diringkus petugas keamanan bandara setelah kedapatan menyembunyikan serbuk emas murni di dalam tubuhnya.

Pelaku yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) tersebut nekat menggunakan metode yang sangat berisiko demi menghindari pemeriksaan rutin di bandara. Berdasarkan hasil investigasi, MW mencoba menyelundupkan serbuk emas seberat 1,14 kilogram yang memiliki nilai fantastis mencapai Rp2,9 miliar.

Modus Nekat Selundupkan Emas di Dubur
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Rencananya, emas murni tersebut akan dibawa oleh pelaku menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH870. Namun, upaya melarikan diri tersebut gagal total setelah petugas keamanan bandara melakukan pemeriksaan mendalam.

Untuk mengelabui sistem keamanan dan petugas, MW menggunakan cara yang sangat berbahaya. Ia membungkus serbuk emas tersebut ke dalam tiga buah kondom, yang kemudian dimasukkan ke dalam rektum atau bagian dubur untuk diselundupkan.

Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan, menyatakan bahwa penangkapan ini menjadi catatan penting bagi keamanan bandara. Ia menyebutkan bahwa ini adalah kasus pertama di Bandara Juanda di mana pelaku menggunakan organ tubuh sebagai media penyelundupan emas.

"Modus operandi yang dijalankan pelaku merupakan metode baru yang ditemukan di Juanda. Di Indonesia, kejadian serupa memang masih sangat jarang terjadi, biasanya hanya ditemukan di bandara besar seperti Jakarta atau Bali," ujar Henoch dalam keterangannya, Selasa (27/10).

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh petugas, serbuk emas yang ditemukan memiliki detail yang sangat spesifik. Berat kotor dari barang bukti tersebut tercatat sebesar 1.151,46 gram, sementara berat bersihnya adalah 1.144,18 gram. Yang lebih mengejutkan, tingkat kemurnian emas tersebut sangat tinggi, yakni mencapai 99,5 persen atau setara dengan 23,88 karat.

Total nilai dari emas murni yang coba diselundupkan tersebut ditaksir mencapai Rp2.917.659.000 atau sekitar Rp2,9 miliar.

Setelah berhasil diamankan oleh Satuan Tugas Pengamanan Bandara Juanda, MW beserta seluruh barang bukti emas tersebut langsung diserahkan kepada pihak Bea Cukai Surabaya. Saat ini, kasus ini tengah dalam penanganan intensif yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari kepolisian hingga otoritas keimigrasian.

"Kami telah menyerahkan kasus ini kepada Bea Cukai yang berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo untuk pengembangan kasus lebih lanjut. Pihak imigrasi juga dilibatkan mengingat tersangka adalah warga negara asing," tambah Henoch.

Pihak berwenang kini tengah mendalami apakah tindakan MW ini merupakan aksi tunggal atau bagian dari jaringan sindikat penyelundupan internasional yang lebih besar. Atas perbuatannya, MW terancam jeratan hukum berat berdasarkan Pasal 102A Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, yang mengatur secara khusus mengenai tindak pidana penyelundupan di bidang ekspor.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer