Ads - After Header

MRT Kota Tua 2029: Wajah Baru Ibu Kota Menanti!

Ahmad Dewatara

MRT Kota Tua 2029: Wajah Baru Ibu Kota Menanti!

Chapnews – Ekonomi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta optimistis proyek Moda Raya Terpadu (MRT) yang akan menjangkau kawasan bersejarah Kota Tua bakal rampung pada tahun 2029. Kehadiran infrastruktur vital ini diyakini akan secara fundamental mengubah aksesibilitas dan dinamika kawasan tersebut, menjadikannya lebih mudah dijangkau masyarakat luas. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam sebuah kesempatan di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Pramono Anung menegaskan bahwa MRT akan menjadi "game changer" atau pengubah permainan utama bagi Kota Tua. "Begitu MRT selesai sampai Kota Tua pada 2029, pasti kawasan ini akan menjadi sangat berbeda," ujarnya, menyoroti potensi besar transformasi yang akan terjadi.

MRT Kota Tua 2029: Wajah Baru Ibu Kota Menanti!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menyikapi hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta tidak tinggal diam. Revitalisasi dan penataan komprehensif kawasan Kota Tua sedang gencar dipersiapkan. "Maka dari sekarang, konsep TOD (Transit-Oriented Development) untuk Kota Tua sudah kami persiapkan, termasuk kemudahan akses transportasi," tambah Pramono, menunjukkan visi terintegrasi antara transportasi dan pengembangan wilayah.

Selain proyek MRT, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menggenjot pengembangan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line berbasis listrik menuju kawasan yang sama. Proyek ini, menurut Pramono, memanfaatkan lintasan lama yang sebelumnya belum optimal digunakan, menghubungkan Kota Tua hingga ke Tanjung Priok dan Jakarta International Stadium (JIS).

"Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa selesai," ungkap Pramono mengenai target penyelesaian proyek KRL tersebut, mengindikasikan percepatan dalam upaya peningkatan konektivitas. Ia juga secara tegas menjelaskan bahwa ini bukan pembangunan jalur baru, melainkan proses elektrifikasi jalur kereta api yang sebelumnya beroperasi non-listrik. "Ini bukan pembangunan baru, tetapi pemanfaatan jalur kereta non-listrik menjadi listrik. Ini akan secara signifikan mengubah transportasi di wilayah utara," pungkasnya, menekankan dampak positif yang akan dirasakan oleh mobilitas warga di bagian utara ibu kota.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer