Chapnews – Ekonomi – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, melalui Ketua Puan Maharani, mengonfirmasi jadwal uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi calon petinggi Bank Indonesia (BI) yang akan berlangsung pekan depan. Kepastian jadwal ini menyusul diterimanya Surat Presiden (Surpres) yang memuat daftar nama-nama kandidat dari Istana Negara.
Surpres tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada pimpinan DPR. Penyerahan ini menandai dimulainya proses seleksi di parlemen untuk posisi strategis di bank sentral.

Puan menjelaskan bahwa DPR akan memproses nama-nama tersebut sesuai mekanisme internal dewan. Tujuannya adalah untuk memilih dan menyetujui kandidat yang dinilai paling kompeten, sebelum akhirnya diajukan untuk dilantik oleh Presiden. Pernyataan ini disampaikan Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (12/8/2026).
Mengingat masa persidangan DPR berikutnya baru akan resmi dibuka pada 14 Agustus, Puan menegaskan bahwa uji kelayakan dan kepatutan tersebut akan mulai dilaksanakan pada pekan berikutnya.
"Ya, minggu depan akan segera dimulai proses mekanisme yang ada di DPR," pungkas Puan, memberikan sinyal bahwa tahapan krusial penentuan pimpinan BI akan segera bergulir.


