Chapnews – Nasional – Sebuah insiden tragis mengguncang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Sabtu malam (19/9). Tiga nyawa melayang setelah sebuah mobil Toyota Avanza terjun bebas ke aliran Sungai Batang Serangan. Kecelakaan maut ini terjadi di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, sekitar pukul 19.15 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Langkat, Ipda Budi Sihotang, mengonfirmasi kejadian nahas tersebut kepada chapnews.id pada Minggu (20/9). Ia menjelaskan bahwa total ada tujuh penumpang di dalam kendaraan nahas berpelat nomor BK 1821 AGI itu.

Tiga korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Adit, Egi, dan Hasbi. Sementara itu, tiga penumpang lainnya, yakni Ismail Sani (pengemudi), Muhammad Iqbal Al-Fahri, dan Johan Tantawi, mengalami luka ringan. Satu korban lainnya, Nadine, dilaporkan menderita luka berat dan kini tengah menjalani perawatan intensif.
Menurut keterangan Ipda Budi, kecelakaan tunggal ini diduga kuat akibat kelalaian pengemudi, Ismail Sani, yang kurang berhati-hati saat melaju. Mobil Avanza tersebut melaju dari arah Tangkahan menuju Padang Tualang.
Saat melintasi Jalan Umum Padang Tualang-Tangkahan, kondisi jalan disebut tanpa penerangan lampu dan tengah diguyur hujan deras. Kombinasi faktor ini membuat mobil hilang kendali dan langsung terjun ke dalam sungai.
"Mobil melaju tanpa lampu penerangan langsung terjun ke dalam aliran sungai Batang Serangan," terang Ipda Budi, menambahkan detail kronologi kejadian.
Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang terluka, segera dievakuasi ke Rumah Sakit Tanjung Selamat, Batang Serangan. Setelah proses identifikasi dan penanganan medis, jenazah ketiga korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

