Chapnews – Nasional – Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di DKI Jakarta dan Kota Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini menjadi sorotan publik dan viral di media sosial. Menanggapi fenomena ini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops), Komjen Fadil Imran, menegaskan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut sangat kondusif dan meminta masyarakat untuk tidak membangun narasi yang mencemaskan.
Komjen Fadil Imran menyatakan bahwa berdasarkan data Daily Operating Reporting System (DORS) yang dimiliki kepolisian, tidak ada insiden menonjol yang mengindikasikan adanya gangguan keamanan serius. "Sampai hari ini, berdasarkan data DORS, itu tidak ada hal yang menonjol," ujar Fadil saat ditemui awak media di GOR UNJ, Jakarta Timur, Sabtu (1/8), seperti dikutip dari chapnews.id.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak menafsirkan secara berlebihan fenomena penguatan pengamanan fisik di mal-mal tersebut. Menurutnya, pemasangan pagar merupakan tindakan wajar yang dapat dilakukan oleh pemilik properti untuk menjaga aset mereka. "Jadi masyarakat jangan termakan dengan isu-isu akan terjadi gangguan kamtibmas yang mencemaskan," tegas Fadil. Ia menambahkan, "Saya kira orang pagari rumahnya kan biasa, jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya."
Terkait antisipasi khusus menjelang bulan Agustus yang kerap dikaitkan dengan peristiwa ‘Prahara Agustus’ tahun lalu, Fadil menjelaskan bahwa Polri selalu dalam kondisi siaga setiap saat tanpa harus menunggu momen tertentu. "Polisi ini nggak pernah ada antisipasi khusus, setiap hari kita siaga terus. Brimob siaga, Sabhara siaga. Jadi nggak ada (pengamanan khusus), biasa aja, semua kita siaga selalu," jelasnya.
Senada dengan Polri, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyatakan akan menertibkan pemasangan pagar tinggi di mal dan perkantoran. Ia khawatir keberadaan pagar-pagar tersebut menciptakan kesan seolah-olah Jakarta sedang tidak aman. "Saya mengikuti dengan saksama adanya pemasangan di beberapa tempat pagar-pagar yang kemudian menjadi sangat tinggi sekali. Secara pribadi sebagai Gubernur Jakarta tentunya saya tetap berkeinginan apa pun itu Jakarta aman, nyaman," kata Pramono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8), dikutip dari chapnews.id.
Pramono menegaskan bahwa berdasarkan koordinasi yang telah ia lakukan dengan aparat keamanan dan penegak hukum di berbagai sektor, situasi di ibu kota saat ini sangat kondusif. "Jangan sampai kemudian ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Padahal, menurut saya, sebagai Gubernur Jakarta, dan saya melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum di berbagai sektor, saya meyakini bahwa Jakarta aman-aman saja," pungkasnya, menyerukan agar masyarakat tidak panik dan tetap tenang.


