Chapnews – Ekonomi – Setelah sempat lumpuh akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, kabar gembira datang bagi dunia penerbangan Indonesia. Lima bandar udara, termasuk Bandara Radin Inten II di Lampung, hari ini kembali membuka operasionalnya. Pembukaan ini menyusul Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara yang telah lebih dulu beroperasi, menandai pemulihan bertahap sektor transportasi udara pasca-gangguan alam.
Hermana Soegijanto, EVP of Corporate Secretary, mengonfirmasi bahwa Bandara Radin Inten II telah dinyatakan beroperasi penuh. Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) B1159/26, operasional bandara tersebut berlaku mulai pukul 09.45 WIB hingga 23.59 WIB pada 8 September 2026. "Dalam NOTAM tersebut dinyatakan AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS," jelas Hermana dalam keterangan tertulis yang diterima chapnews.id, Selasa (8/9/2026). Deklarasi ini memastikan bahwa aktivitas penerbangan sipil dapat kembali normal di wilayah tersebut.

Selain Radin Inten II, empat bandara lainnya juga menyusul kembali beroperasi penuh. Salah satunya adalah Bandar Udara Muhammad Taufiq Kiemas (WILP), yang juga telah mendapatkan pembaruan NOTAM C1136/26. Bandara ini dapat beroperasi mulai pukul 09.31 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status serupa: "AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS." Tiga bandara lainnya juga dilaporkan telah kembali normal, menandai pemulihan signifikan sektor transportasi udara yang sempat terganggu oleh dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.


