Ads - After Header

Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.859 Terkuak: Iran!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan pelemahan signifikan, ditutup 16 poin atau sekitar 0,09 persen lebih rendah pada level Rp17.859 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa, 23 Juni 2026. Pelemahan ini sebagian besar dipicu oleh sentimen positif dari pasar global, khususnya terkait perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Menurut analisis pasar uang dari Ibrahim Assuaibi, salah satu pendorong utama sentimen eksternal ini adalah keputusan Washington yang menerbitkan izin umum 60 hari. Izin tersebut memungkinkan penjualan, pengiriman, dan impor minyak mentah serta produk minyak bumi dari Iran, sebagai bagian integral dari negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran. Langkah ini dinilai sebagai indikasi kemajuan signifikan menuju kesepakatan perdamaian yang lebih luas dan perpanjangan kerangka kerja gencatan senjata sementara.

Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.859 Terkuak: Iran!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump turut memberikan pernyataan melalui unggahan di Truth Social pada Senin lalu. Trump mengindikasikan bahwa Iran akan menyetujui inspeksi senjata demi memastikan "kejujuran nuklir." Namun, ia juga menegaskan akan bertindak tegas jika Iran tidak mematuhi kesepakatan atau menunjukkan perilaku yang tidak sesuai.

Pengecualian sanksi ini, yang mencakup layanan perbankan, asuransi, dan pengiriman terkait, telah memicu ekspektasi pasar. Diharapkan, ekspor minyak Iran dapat meningkat secara substansial dalam beberapa minggu mendatang, berpotensi menambah pasokan global. Situasi ini juga meredakan kekhawatiran atas potensi gangguan jalur pelayaran vital melalui Selat Hormuz.

Para pejabat Iran sendiri pada Senin menyatakan bahwa pembicaraan terbaru telah mencapai "kemajuan besar." Sementara itu, laporan media mengemukakan bahwa Teheran telah berhasil mengamankan keringanan ekspor minyak dan petrokimia seiring berlanjutnya diskusi menuju kesepakatan akhir yang diperkirakan rampung dalam 60 hari. Prospek kembalinya pasokan tambahan barel minyak Iran ke pasar global kini menjadi fokus utama, bahkan mampu menutupi risiko geopolitik yang masih membayangi.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer