Ads - After Header

PLASTIK MAHAL, DAPUR TERCEKIK? Bapanas Ungkap Ancaman Baru!

Ahmad Dewatara

PLASTIK MAHAL, DAPUR TERCEKIK? Bapanas Ungkap Ancaman Baru!

Chapnews – Ekonomi – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengingatkan potensi kenaikan harga komoditas pangan pokok strategis, seperti beras dan gula, sebagai imbas langsung dari lonjakan harga plastik. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyebut distorsi pasokan bahan baku plastik menjadi pemicu utama yang kini mengancam stabilitas harga di pasar.

Ketut Astawa menjelaskan bahwa gejolak geopolitik global memiliki andil besar dalam fenomena ini. "Dengan adanya gejolak geopolitik, memang ada beberapa sedikit yang mengalami kenaikan. Salah satunya plastik karena ternyata biji plastik itu waste-nya dari pengolahan minyak bumi dan sumbernya dari Timur Tengah juga banyak," ujarnya, seperti dikutip dari laporan chapnews.id pada Sabtu (18/4/2026). Ketergantungan industri pangan pada kemasan karung plastik membuat fluktuasi harga bahan baku ini langsung terasa pada biaya produksi.

PLASTIK MAHAL, DAPUR TERCEKIK? Bapanas Ungkap Ancaman Baru!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dampak kenaikan ini tidak main-main. Dari hasil pertemuan Bapanas dengan para pelaku usaha, terungkap bahwa biaya tambahan akibat mahalnya plastik mencapai sekitar Rp350 per kilogram untuk beras. Sementara itu, untuk komoditas gula, kenaikan biaya produksi diperkirakan mencapai Rp150 per kilogram. "Teman-teman pelaku usaha menyampaikan kalau di beras itu Rp 350 per kilogram. Kalau di gula sekitar Rp 150 per kilogram, artinya cukup berdampak dan ini yang harus kita jaga benar-benar untuk ke depannya," imbuh Ketut, menyoroti urgensi situasi ini.

Kenaikan biaya produksi ini berpotensi besar membebani konsumen akhir, terutama jika tidak ada langkah mitigasi yang efektif. Bapanas menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Situasi ini menuntut perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, agar dapur tetap ngebul tanpa tercekik oleh harga.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer