Chapnews.id – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (30/9/2026) sore mengakibatkan gangguan signifikan pada layanan transportasi publik. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut memicu insiden pohon tumbang yang berdampak langsung pada operasional Commuter Line rute Bogor. Kejadian ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi ribuan penumpang yang tengah melakukan perjalanan di jam sibuk sore hari.
Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun, gangguan perjalanan ini terdeteksi pada pukul 14.15 WIB. Titik lokasi kejadian berada di petak jalan antara Stasiun Universitas Pancasila menuju Stasiun Universitas Indonesia. Insiden tersebut sempat melumpuhkan sebagian operasional kereta hingga pukul 15.16 WIB, saat petugas mulai melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa penyebab utama dari kendala ini adalah dahan pohon besar yang berada di sisi jalur rel. Akibat terjangan angin kencang dan hujan lebat, ranting serta dahan pohon tersebut patah dan roboh tepat mengenai jaringan kabel Listrik Aliran Atas (LAA).
"Dahan pohon yang berada di pinggir jalur rel patah dan roboh hingga menimpa jaringan kabel LAA saat hujan deras mengguyur wilayah sekitar Stasiun Universitas Indonesia," ujar Leza dalam keterangan resminya, Rabu (30/9/2026).
Dampak dari jatuhnya dahan pohon tersebut tidak hanya menghalangi jalur fisik, tetapi juga menyebabkan aliran listrik pada kabel LAA mengalami pemadaman sementara. Kondisi ini menjadi kendala serius karena sistem kelistrikan merupakan komponen vital bagi penggerak rangkaian KRL. Akibatnya, perjalanan Commuter Line yang menuju arah Bogor sempat tertahan dan tidak dapat melintasi area terdampak untuk memastikan keamanan penumpang.
Meski demikian, pihak KAI Commuter bergerak cepat untuk memitigasi dampak keterlambatan yang lebih luas. Untuk menjaga agar arus penumpang tetap berjalan, perusahaan menerapkan skema perjalanan satu jalur secara bergantian. Skema ini diberlakukan pada lintas antara Stasiun Pasar Minggu hingga Stasiun Universitas Indonesia.
"Untuk menekan keterlambatan, KAI Commuter sementara memberlakukan perjalanan Commuter Line Bogor menggunakan satu jalur secara bergantian pada lintas Stasiun Pasar Minggu hingga Stasiun Universitas Indonesia," tambah Leza.
Dalam situasi tersebut, perjalanan Commuter Line yang datang dari arah Stasiun Depok dilaporkan sudah dapat melintas kembali, meskipun dengan penyesuaian waktu. Pihak operator terus melakukan upaya pembersihan material pohon dan perbaikan jaringan kabel agar layanan dapat kembali normal sepenuhnya.
Para pengguna jasa Commuter Line diimbau untuk selalu memantau informasi terkini melalui kanal media sosial resmi KAI Commuter atau aplikasi terkait guna menghindari penumpukan penumpang di stasiun. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang dapat mengganggu stabilitas infrastruktur transportasi publik di wilayah metropolitan. Melansir laporan dari chapnews.id, situasi di lapangan terus dipantau oleh tim teknis untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jasa kereta api.

