Ads - After Header

Polisi Usut Pemerasan di DWP!

Ahmad Dewatara

Polisi Usut Pemerasan di DWP!

Chapnews – Nasional – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya tengah menyelidiki laporan dugaan pemerasan yang dilakukan oknum polisi terhadap penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 asal Malaysia. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, membenarkan adanya penyelidikan tersebut dan menyatakan bahwa Propam Polda Metro Jaya sedang melakukan pendalaman atas informasi yang beredar. Pernyataan ini disampaikan Ade Ary kepada wartawan pada Jumat (20/12).

Ade Ary menegaskan bahwa Polda Metro Jaya tidak akan tebang pilih dalam menindak anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran. Ia memastikan, oknum polisi yang terbukti melakukan pemerasan akan dijatuhi sanksi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. "Polda Metro Jaya tidak pandang bulu terhadap siapapun pelakunya dan pasti akan memproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku secara proporsional dan profesional," tegasnya.

Polisi Usut Pemerasan di DWP!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dugaan pemerasan ini mencuat setelah DWP 2024 yang digelar pada 13-15 Desember lalu dibanjiri komentar protes di akun Instagram penyelenggara. Banyak penonton asal Malaysia yang mengaku mengalami pengalaman buruk, merasa diperas, dan terganggu kenyamanan pesta dansanya akibat intervensi oknum polisi yang diduga menyamar di tengah kerumunan. Sejumlah komentar warganet bahkan menyebut acara tersebut sebagai "acara terburuk yang pernah ada" dan menyatakan kekecewaan mendalam atas kejadian tersebut.

Menanggapi protes tersebut, pihak penyelenggara DWP mengakui adanya keresahan di kalangan pengunjung dan menyesalkan insiden yang terjadi. Mereka menegaskan komitmen untuk mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan penonton serta menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki laporan dan insiden yang terjadi. DWP juga berjanji akan mengambil langkah tegas setelah investigasi selesai dan mencegah kejadian serupa terulang kembali. "Keselamatan, kesejahteraan, dan pengalaman pengunjung secara keseluruhan akan selalu menjadi prioritas utama kami," tulis @djakartawarehouseproject di Instagram pada Selasa (18/12). Kasus ini kini tengah menjadi sorotan dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer