Chapnews.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan pernyataan menarik saat menghadiri agenda penting terkait stabilitas ekonomi nasional. Dalam sebuah kesempatan resmi, Prabowo memberikan apresiasi khusus kepada para pemimpin lembaga keuangan tertinggi di Indonesia yang mayoritas merupakan perempuan. Ia menyebut bahwa ketangguhan ekonomi Indonesia saat ini tidak lepas dari peran figur-figur perempuan yang memegang kendali kebijakan finansial negara.
Dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah 2026 (Rakornas TPAKD) yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Presiden Prabowo menyapa langsung Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, serta Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti. Kehadiran kedua tokoh perempuan ini di jajaran pemegang kebijakan ekonomi menjadi sorotan utama dalam pidato sang Presiden.

Prabowo secara santai menyebut bahwa pengelolaan keuangan negara kini berada di tangan para "emak-emak" yang tangguh. Menurutnya, karakteristik perempuan dalam mengelola keuangan cenderung lebih teliti dan penuh kehati-hatian dibandingkan laki-laki. Hal ini dinilai sebagai modal penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
"Yang mengatur keuangan Indonesia ini emak-emak semuanya ini. Biasanya emak-emak lebih hati-hati begitu," ujar Prabowo yang disambut dengan tawa hangat dari para peserta rapat yang hadir. Pernyataan ini seolah menjadi pengakuan tersirat bahwa ketelitian dan kecermatan dalam manajemen risiko adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan sektor jasa keuangan di Indonesia.
Selain menyoroti peran perempuan dalam sektor keuangan, Presiden Prabowo juga sempat melontarkan candaan ringan saat berinteraksi dengan Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman. Prabowo sempat menyinggung mengenai garis keturunan sang menteri yang ia sebut memiliki darah India.
"Pak Maman ini ada keturunan India. Jadi kalau saya ketemu, kepala saya juga agak goyang-goyang gitu," seloroh Prabowo yang kembali memicu gelak tawa di dalam ruangan tersebut. Suasana yang cair ini menunjukkan sisi humanis Presiden di tengah agenda formal yang membahas strategi akses keuangan daerah.
Melalui Rakornas TPAKD ini, pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan kepemimpinan yang kuat di sektor keuangan, diharapkan inklusi keuangan di Indonesia dapat meningkat secara signifikan, sehingga masyarakat di pelosok daerah pun dapat merasakan manfaat dari sistem keuangan yang stabil dan terintegrasi.
Kehadiran para pemimpin perempuan di sektor keuangan juga memberikan pesan kuat mengenai pentingnya keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan strategis di tingkat nasional. Hal ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi Indonesia melalui pendekatan yang lebih terukur dan penuh kehati-hatian.


