Chapnews – Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto melontarkan pesan menohok kepada para pengusaha besar dan menengah di Indonesia. Dalam arahannya baru-baru ini, Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi dan kepedulian sosial, bukan sekadar mengejar keuntungan pribadi. Ia mengingatkan bahwa kemakmuran yang hanya dinikmati segelintir orang akan menjadi ancaman bagi stabilitas negara.
"Tidak baik bagi kehidupan bernegara jika hanya kita yang sejahtera dan makmur, sementara banyak orang hidup susah," tegas Prabowo. Pernyataan tersebut disampaikan dengan nada serius namun tetap santun, menunjukkan keprihatinan mendalam atas kesenjangan ekonomi yang semakin menganga. Menurut Prabowo, kesenjangan sosial yang lebar akan memicu masalah sosial yang tak diinginkan dan mengancam sendi-sendi negara.

Prabowo mendesak para pelaku usaha untuk aktif berperan dalam memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta membantu masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Ia melihat, kemajuan ekonomi Indonesia tak akan tercapai jika hanya segelintir orang yang menikmati hasil pembangunan. Kemakmuran yang inklusif, yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat, menjadi kunci utama bagi terciptanya stabilitas dan ketahanan ekonomi nasional. Prabowo secara implisit menggambarkan situasi tersebut sebagai "bom waktu sosial" yang sewaktu-waktu dapat meledak jika dibiarkan terus berlanjut. Oleh karena itu, tindakan nyata dan kolaboratif dari dunia usaha sangat dibutuhkan untuk menciptakan kesejahteraan bersama.


