Chapnews – Ekonomi – PT Jasa Marga (Persero) Tbk secara resmi mengakhiri penerapan rekayasa lalu lintas one way nasional untuk periode arus mudik Lebaran tahun 2026. Penutupan skema ini dilakukan pada Minggu, 22 Maret 2026, pukul 14.22 WIB. Keputusan penting ini diambil berdasarkan diskresi kepolisian, menyusul kondisi lalu lintas di jalur tol yang terpantau telah kembali normal, menandakan bahwa puncak arus mudik menuju arah timur Pulau Jawa telah terlewati dengan lancar dan terkendali.
Skema one way yang krusial ini sebelumnya diberlakukan sejak Rabu, 18 Maret 2026, pukul 13.25 WIB. Penerapannya membentang dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, mencakup ruas Tol Batang-Semarang. Tujuan utama kebijakan ini adalah untuk mengurai kepadatan luar biasa dan melancarkan pergerakan jutaan kendaraan pemudik yang bergerak menuju berbagai destinasi di bagian timur Pulau Jawa, memastikan perjalanan yang lebih efisien dan aman.

Selain one way, rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek juga telah lebih dulu dihentikan. Skema contraflow ini, yang sebelumnya diterapkan dari KM 36 hingga KM 70 arah Cikampek sejak Selasa, 17 Maret 2026, berperan vital dalam mengantisipasi dan mengatasi lonjakan volume kendaraan pada awal periode mudik, sebelum arus utama bergerak lebih jauh ke timur.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengguna jalan atas kerja sama yang telah terjalin selama periode mudik Lebaran tahun ini. "Kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini tidak lepas dari kerja sama dan kepatuhan para pengguna jalan terhadap aturan serta arahan petugas di lapangan," ujarnya, menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas demi kepentingan bersama.
Bagi masyarakat yang masih dalam perjalanan atau berencana melakukan perjalanan selama sisa periode libur Idulfitri, Rivan mengimbau agar tetap merencanakan perjalanan dengan matang. "Pastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima. Manfaatkan rest area untuk beristirahat secara optimal," pesannya. Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas demi keselamatan bersama di jalan.


