Chapnews – Nasional – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengumumkan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 telah terlewati pada Rabu (18/3) malam, atau dua hari menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Meskipun volume kendaraan melonjak signifikan, Kakorlantas memastikan bahwa situasi lalu lintas di berbagai jalur tetap terkendali berkat penerapan strategi komprehensif.
Agus menjelaskan, penetapan puncak arus ini didasarkan pada hasil pemantauan langsung pergerakan kendaraan di lapangan, baik di ruas jalan tol maupun jalur arteri. Data menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang mencolok. Pada Selasa (17/3), tercatat sekitar 221 ribu kendaraan melintas, dan angka ini diproyeksikan melonjak hingga sekitar 250 ribu kendaraan pada Rabu malam. "Kondisi memang cukup padat, namun tetap bergerak. Diperkirakan puncak arus mudik terjadi Rabu malam," ungkapnya saat meninjau di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (19/3) dini hari, seperti dikutip dari keterangan yang diterima chapnews.id.

Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Korlantas telah memberlakukan sistem one way nasional yang dimulai sejak Rabu (18/3) pukul 12.30 WIB, membentang hingga wilayah Jawa Tengah. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga kelancaran arus kendaraan. "Dengan penerapan one way nasional, kondisi arus terpantau cukup terkendali," imbuhnya. Tak hanya itu, Jawa Tengah juga menerapkan one way lokal dari KM 414 menuju Bawen, yang juga dilaporkan dalam kondisi terkendali.
Kondisi serupa juga terpantau di jalur arteri yang mengalami peningkatan volume kendaraan. Namun, Agus menegaskan bahwa arus lalu lintas masih relatif lancar meskipun terdapat perlambatan di beberapa titik. Penyeberangan Merak-Bakauheni juga dilaporkan berjalan lancar, memastikan kelancaran distribusi pemudik antar pulau.
Dari sisi keselamatan, Kakorlantas menyoroti kabar baik dengan adanya penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sekitar 40% dibandingkan periode arus mudik tahun sebelumnya. Penurunan ini, menurutnya, mencerminkan keberhasilan upaya negara melalui pos pengamanan, pos pelayanan, serta pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung kelancaran dan keamanan perjalanan mudik.
Menutup pernyataannya, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengimbau seluruh pemudik untuk senantiasa berhati-hati di jalan dan merencanakan perjalanan dengan matang. "Mudik adalah perjalanan penuh kebahagiaan dan kerinduan kepada keluarga di kampung halaman, dan kami berharap seluruh masyarakat dapat kembali dengan selamat," pungkasnya, mengingatkan pentingnya keselamatan di atas segalanya.


