Chapnews – Ekonomi – Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih berlangsung selama 3,5 jam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/7/2025), pukul 15.15 hingga 18.35 WIB. Durasi rapat yang tidak biasa ini memicu spekulasi mengenai topik yang dibahas.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang turut hadir dalam rapat tersebut, membenarkan adanya sejumlah menteri lain, termasuk Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. "Iya, ada menteri lain, ada Menlu, Mensesneg. Enggak biasa aja (ratas 3,5 jam)," ujar Bahlil kepada wartawan seusai rapat.

Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya melaporkan capaian kinerja sektor migas kepada Presiden Prabowo. "Saya baru selesai melapor kepada Bapak Presiden. Yang pertama saya melaporkan tentang lifting yang, Insya Allah, akan mencapai target APBN 2025. Yang kedua, tentang strategi untuk PNBP yang juga ditargetkan oleh APBN. Insya Allah mencapai target," jelasnya. Meskipun Bahlil menyebut lifting migas dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), isi detail pembahasan rapat selama 3,5 jam tersebut masih belum diungkap secara rinci. Misteri rapat panjang ini pun masih menjadi pertanyaan publik.


