Chapnews – Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk mempercepat proses pembukaan rekening bank bagi seluruh lapisan masyarakat di berbagai wilayah. Langkah strategis ini bertujuan ganda: memperluas jangkauan akses keuangan formal dan menyederhanakan mekanisme penyaluran bantuan sosial serta program-program pemerintah lainnya.
Kebijakan ini diumumkan pada Rabu, 09 September 2026, dan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan setiap warga negara memiliki akses terhadap layanan perbankan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo secara tegas meminta agar seluruh penduduk Indonesia memiliki rekening bank.

"Tadi Presiden meminta agar seluruh penduduk Indonesia mempunyai rekening bank, sehingga BRI dan Bank Syariah Indonesia diminta mempersiapkan rekening untuk masyarakat. Ke depannya, berbagai program bantuan pemerintah akan dikirimkan langsung ke rekening-rekening yang telah disiapkan untuk warga tersebut," terang Airlangga, mengutip arahan langsung dari Kepala Negara.
Pemerintah menilai perluasan kepemilikan rekening ini krusial untuk memperkuat fondasi akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Dengan adanya rekening bank, penyaluran bantuan dan stimulus pemerintah diharapkan dapat berjalan lebih efisien, langsung, dan transparan, meminimalisir potensi penyimpangan serta memastikan bantuan sampai tepat sasaran.
Data terbaru pemerintah menunjukkan bahwa tingkat inklusi keuangan di Indonesia telah mencapai angka impresif 93,62 persen. Meski demikian, upaya peningkatan literasi keuangan tetap menjadi prioritas. Hal ini penting agar masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga memahami dan mampu memanfaatkan produk serta layanan perbankan secara optimal, sejalan dengan visi ekonomi yang lebih inklusif.

