Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira bagi 9 juta pekerja di Indonesia! Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tahap 4 dengan total Rp600.000 telah dimulai oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Proses penyaluran tahap keempat ini menyasar jutaan pekerja yang datanya telah diverifikasi dan divalidasi.
Dana BSU disalurkan melalui bank Himbara, meliputi BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Bagi pekerja yang tak memiliki rekening bank aktif, penyaluran dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia. Namun, waspadalah! Kemnaker mengingatkan masyarakat akan maraknya situs palsu yang mengatasnamakan program BSU.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menegaskan, "Perlu kami tegaskan, informasi resmi terkait BSU hanya disampaikan melalui situs resmi Kemnaker, yaitu bsu.kemnaker.go.id. Situs selain itu adalah palsu dan merupakan upaya penipuan!" Salah satu situs palsu yang terdeteksi adalah https://layanan-bsu2.kem-naker.com/. Sunardi mengimbau masyarakat yang tertipu untuk segera melapor ke pihak kepolisian.
Proses penyaluran BSU diawali dengan verifikasi dan validasi data calon penerima oleh BPJS Ketenagakerjaan, lalu diverifikasi kembali oleh Kemnaker. Setelah dinyatakan valid, bantuan sebesar Rp600.000 (Rp300.000 untuk bulan Juni dan Juli) langsung dicairkan ke rekening penerima. Kemnaker mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi, terutama terkait program bantuan pemerintah, melalui kanal resmi. Jangan sampai tertipu oleh modus penipuan yang merugikan!


