Ads - After Header

Saham TUGU Jadi Incaran Berkat Dividen Tinggi

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Di tengah dinamika pasar modal yang fluktuatif, investor kini mulai beralih mencari instrumen investasi yang menawarkan kepastian pendapatan melalui pembagian dividen. Salah satu emiten yang kini tengah menjadi sorotan tajam para pelaku pasar adalah PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU). Perusahaan asuransi ini dinilai memiliki daya tarik yang kuat, bukan hanya dari sisi pertumbuhan nilai saham, melainkan juga dari potensi imbal hasil dividen yang menjanjikan.

Berdasarkan analisis terbaru dari Trimegah Sekuritas, TUGU diprediksi mampu memberikan dividend yield yang cukup menggiurkan, yakni di kisaran 7 persen. Angka ini dihitung berdasarkan proyeksi harga saham pada periode riset yang dirilis. Bagi para investor, dividend yield merupakan indikator krusial yang menunjukkan seberapa besar keuntungan tunai yang bisa mereka terima dibandingkan dengan modal yang mereka tanamkan dalam bentuk harga saham.

Saham TUGU Jadi Incaran Berkat Dividen Tinggi
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kemampuan TUGU untuk rutin membagikan dividen tidak datang begitu saja. Trimegah menilai bahwa stabilitas keuangan perusahaan didukung oleh strategi pengelolaan portofolio investasi yang sangat terdiversifikasi. Selain itu, penerapan profil risiko yang sangat berhati-hati menjadi kunci utama mengapa perusahaan mampu menjaga ketahanan finansialnya, bahkan saat kondisi pasar sedang mengalami ketidakpastian atau perubahan yang drastis.

Dalam industri asuransi, pendapatan tidak hanya bersumber dari premi yang dibayarkan oleh nasabah. Hasil investasi menjadi pilar pendapatan yang sangat vital. Dana yang terkumpul dari premi nasabah kemudian dikelola dan ditempatkan ke dalam berbagai instrumen investasi strategis. Oleh karena itu, kecakapan manajemen dalam mengelola portofolio investasi secara hati-hati akan sangat menentukan kemampuan perusahaan dalam mencetak laba bersih dan, pada akhirnya, memberikan dividen kepada pemegang saham.

Proyeksi pertumbuhan laba TUGU juga terlihat sangat optimis. Trimegah memperkirakan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk akan menyentuh angka Rp790 miliar pada tahun 2026. Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan laba tahun 2025 yang berada di level Rp712 miliar. Tren positif ini diprediksi akan terus berlanjut hingga tahun 2027 dengan target Rp874 miliar, dan mencapai Rp959 miliar pada tahun 2028.

Pertumbuhan laba yang konsisten ini menjadi sinyal positif bagi investor, karena besaran dividen biasanya berbanding lurus dengan pertumbuhan laba perusahaan. Salah satu pendorong utama kinerja TUGU adalah meningkatnya aktivitas investasi di sektor minyak dan gas (migas) di Indonesia. Mengingat sektor migas merupakan salah satu bidang keahlian utama TUGU, hal ini memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan.

Kinerja keuangan TUGU pada tahun berjalan pun menunjukkan angka yang sangat solid. Pada semester pertama tahun 2026, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp480,3 miliar. Angka tersebut mencatatkan lonjakan fantastis sebesar 76,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dengan rasio klaim dan biaya operasional yang terjaga dengan baik, TUGU kini berada dalam posisi yang sangat kuat untuk terus menarik minat investor jangka panjang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer