Chapnews – Nasional – Sebanyak 62 penumpang KMP Mutiara Sentosa II yang menjadi korban insiden kebakaran di perairan utara Sumenep, Madura, akhirnya tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Selasa (4/8) sekitar pukul 14.10 WIB. Kelompok ini merupakan rombongan terakhir yang berhasil dievakuasi setelah sempat singgah sementara di Pulau Masalembu.
Kedatangan mereka di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak disambut suasana haru. Para korban, yang terdiri dari pria, wanita dewasa, dan anak-anak, diangkut menggunakan KN Masalembo. Beberapa di antara mereka tampak dalam kondisi lemah dan membutuhkan bantuan, terlihat dibopong atau menggunakan kursi roda saat turun dari kapal.

Setibanya di daratan, petugas gabungan segera mengarahkan para penumpang menuju ruang tunggu di lantai 1 Terminal GSN. Di sana, tim medis dan penyelamat telah bersiaga untuk melakukan pendataan, memberikan penanganan medis awal, serta menyediakan makanan dan minuman guna memulihkan kondisi para korban.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, turut memantau langsung proses kedatangan ini. Ia mengonfirmasi adanya peningkatan jumlah korban yang berhasil dievakuasi secara keseluruhan. "Kalau kemarin kita sampaikan 233, total update sekarang 238 korban," ujar Syafii di posko terpadu Terminal Gapura Surya Nusantara, seperti dilansir chapnews.id.
Syafii menjelaskan bahwa 62 korban yang baru tiba di Surabaya ini adalah mereka yang sebelumnya telah dievakuasi sementara ke Pulau Masalembu. "Ada 62 korban yang kita evakuasi dari Pulau Masalembu menuju ke Surabaya," tambahnya.
Lebih lanjut, Syafii menegaskan bahwa operasi pencarian korban di lokasi kejadian masih terus berlangsung. Unsur Basarnas Surabaya, dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi, tetap aktif di lapangan. "Operasi pencarian tetap kita laksanakan. Tentunya operasi akan disesuaikan dengan konsep operasi yang dikeluarkan oleh Basarnas Command Center yang ada di kantor pusat," pungkasnya.


