Ads - After Header

Sembilan Perusahaan Siap Melantai di Bursa

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Pasar modal Indonesia diprediksi akan semakin bergairah dalam beberapa waktu ke depan. Berdasarkan data terbaru dari Bursa Efek Indonesia (BEI), tercatat sebanyak sembilan perusahaan tengah bersiap untuk melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Langkah strategis ini diambil oleh para calon emiten tersebut untuk memperkuat struktur permodalan dan memperluas jangkauan bisnis mereka di pasar terbuka.

Menariknya, tren pencatatan saham perdana kali ini menunjukkan pergeseran fokus industri yang cukup signifikan. Berdasarkan pantauan data pipeline BEI hingga periode Oktober 2026, sektor kesehatan (healthcare) menjadi primadona sekaligus sektor yang paling mendominasi antrean IPO. Tercatat ada empat perusahaan dari sektor kesehatan yang sedang mengantre untuk melantai di bursa, yang menandakan tingginya kepercayaan investor dan potensi pertumbuhan di industri medis dan layanan kesehatan.

Sembilan Perusahaan Siap Melantai di Bursa
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Selain sektor kesehatan, diversifikasi sektor lainnya juga terlihat dalam daftar calon emiten tersebut. Dua perusahaan bergerak di sektor bahan baku (basic materials) turut bersiap melakukan aksi korporasi ini. Tak ketinggalan, dua perusahaan dari sektor energi juga masuk dalam daftar tunggu, serta satu perusahaan dari sektor keuangan (financials). Keberagaman sektor ini memberikan sinyal positif bagi para investor bahwa geliat ekonomi di berbagai lini sedang bergerak dinamis.

Meskipun daftar perusahaan tersebut sudah teridentifikasi secara sektor, pihak bursa belum merinci identitas spesifik maupun jadwal pasti kapan masing-masing perusahaan tersebut akan melakukan listing. Hal ini dikarenakan proses IPO melibatkan berbagai tahapan regulasi dan administratif yang harus dipenuhi oleh setiap calon emiten sebelum akhirnya resmi menjadi perusahaan publik.

Jika meninjau dari sisi skala aset, mayoritas perusahaan yang sedang mengantre IPO merupakan perusahaan dengan kategori aset menengah. Data BEI menunjukkan terdapat lima perusahaan yang memiliki nilai aset berada di rentang Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara itu, tiga perusahaan lainnya masuk dalam kategori aset skala besar dengan nilai di atas Rp250 miliar, dan satu perusahaan lainnya masih berada di skala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar.

Sebagai catatan tambahan, geliat pasar modal Indonesia sebenarnya sudah menunjukkan hasil yang nyata sepanjang tahun ini. Hingga 23 Oktober 2026, tercatat sebanyak tujuh perusahaan telah sukses melakukan pencatatan saham di BEI. Dari keberhasilan tujuh perusahaan tersebut, total dana segar yang berhasil dihimpun dari masyarakat mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp2,16 triliun. Angka ini menjadi bukti bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal tetap kuat, sekaligus memperkuat likuiditas di Bursa Efek Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer