Chapnews.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia secara resmi menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 di Jakarta untuk merumuskan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Forum bergengsi yang berlangsung pada 29 hingga 30 Oktober 2026 ini mengusung misi besar untuk membawa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas agar mampu bersaing di kancah internasional.
Melalui tema utama "Peran Kadin dalam Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia Mendunia", pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi para pengusaha dan pembuat kebijakan untuk menyatukan visi. Fokus utama diskusi diarahkan pada subtema "UMKM Naik Kelas, Ekonomi Indonesia Berkualitas", yang menekankan pentingnya peningkatan standar kualitas produk lokal agar layak memenuhi ekspektasi pasar global.

Acara pembukaan Rapimnas ini dihadiri oleh tokoh-tokoh ekonomi terkemuka tanah air. Terlihat hadir Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo, serta CEO Danantara sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. Kehadiran para pemimpin sektor bisnis ini menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal transformasi ekonomi Indonesia.
Salah satu gebrakan nyata yang diperkenalkan dalam forum ini adalah peluncuran buku bertajuk We Buy From Indonesia. Buku ini bukan sekadar literatur biasa, melainkan berfungsi sebagai etalase digital dan fisik yang memuat daftar produk serta komponen buatan dalam negeri. Inisiatif ini dirancang untuk memudahkan pembeli internasional dalam menemukan produk-produk berkualitas asal Indonesia, sekaligus memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha domestik.
Rapimnas 2026 ini menjadi wadah diskusi intensif mengenai berbagai strategi penguatan dunia usaha. Para peserta membahas bagaimana memperkuat rantai pasok nasional, melakukan digitalisasi pada sektor UMKM, hingga meningkatkan kontribusi sektor usaha kecil terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Kadin menyadari bahwa penguatan ekonomi kerakyatan adalah kunci utama untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Lebih jauh lagi, upaya mendorong UMKM untuk menembus pasar global ini merupakan bagian dari peta jalan besar menuju visi Indonesia Emas 2045. Dengan produk lokal yang memiliki daya saing tinggi, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar bagi produk asing, tetapi juga menjadi pemain utama dalam rantai pasok dunia.
Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha besar, dan UMKM, Kadin optimis bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh secara berkualitas. Fokus pada peningkatan nilai tambah produk lokal diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja yang luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata melalui penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Laporan lengkap mengenai hasil keputusan Rapimnas ini dapat terus dipantau melalui kanal berita terpercaya di chapnews.id.

