Chapnews – Nasional – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja yang padat ke Banyumas, Jawa Tengah, pada Selasa (28/4) lalu. Dalam agenda kunjungannya, Prabowo tidak hanya fokus pada inovasi lingkungan, tetapi juga menyempatkan diri untuk napak tilas sejarah keluarganya dengan berziarah ke makam leluhurnya, RM Margono Djojohadikusumo dan RA Siti Katoemi Djojohadikusumo, di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @prabowo, Presiden terpilih itu mengungkapkan bahwa kompleks makam tersebut menyimpan jejak sejarah yang mendalam bagi keluarganya, sekaligus menjadi saksi bisu pengabdian dan perjuangan para leluhur Banyumas. Ia secara khusus menyebut kakeknya, Margono Djojohadikusumo, sebagai tokoh ekonomi nasional yang juga dikenal luas sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).

Kompleks Makam Dawuhan sendiri bukan sekadar tempat peristirahatan bagi keluarga besar Prabowo. Situs ini merupakan bagian integral dari warisan sejarah Banyumas, menjadi tempat bersemayamnya sejumlah tokoh dan bangsawan penting lainnya. Di antara mereka adalah Tumenggung Yudhanegara Il, Tumenggung Dipayuda, Nyai Ajeng Kemasan, serta Raden Ayu Tumenggung Kartanegara Il, yang semuanya memiliki kontribusi signifikan dalam lembaran sejarah daerah tersebut.
Selain agenda ziarah yang sarat makna historis, Prabowo juga meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas. Kunjungan ini menegaskan komitmen serius pemerintah dalam memprioritaskan upaya pengendalian sampah di seluruh Indonesia, dengan target pencapaian signifikan dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Dalam peninjauan tersebut, Prabowo mengamati langsung seluruh proses pengolahan sampah, mulai dari hulu hingga hilir. Ia menyoroti bagaimana TPST BLE memanfaatkan teknologi yang, meskipun tidak terlalu canggih, terbukti sangat efektif dalam mengurangi volume sampah serta menghasilkan produk turunan yang bernilai guna.
"Jadi ini saya kira sangat efektif, ya. Menjadi contoh untuk banyak provinsi, banyak kabupaten, bahkan dari negara lain ada yang ke sini," ujar Prabowo kepada awak media usai peninjauan. Ia mengapresiasi terobosan dan inisiatif TPST BLE sebagai model pengelolaan sampah yang patut dicontoh dan direplikasi di berbagai daerah lainnya. Kunjungan ini memadukan penghormatan terhadap masa lalu dengan visi progresif untuk masa depan lingkungan Indonesia.


