Ads - After Header

TERBONGKAR! Polisi Kejar Dalang Pencemaran Cisadane

Ahmad Dewatara

TERBONGKAR! Polisi Kejar Dalang Pencemaran Cisadane

Chapnews – Nasional – Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan telah mengambil langkah serius dalam mengusut tuntas insiden kebakaran gudang bahan kimia milik PT Biotek Sarana Tama di kawasan Taman Tekno BSD, Setu, Tangerang Selatan. Tujuh saksi kunci telah diperiksa terkait peristiwa yang diduga kuat menjadi pemicu pencemaran Sungai Cisadane, menyebabkan ribuan ikan mati dan dikonsumsi warga.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, pada Jumat (13/2), menegaskan bahwa pemeriksaan saksi-saksi ini merupakan bagian dari upaya mendalam untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana di balik kebakaran tersebut. "Ada tujuh saksi sementara yang sudah diperiksa. Mereka berasal dari pihak-pihak yang terkait dengan operasional gudang, termasuk karyawan," ujar AKBP Boy, dikutip dari chapnews.id.

TERBONGKAR! Polisi Kejar Dalang Pencemaran Cisadane
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penyelidikan tidak berhenti di situ. Aparat kepolisian juga telah melakukan pengambilan sampel di lokasi kejadian perkara (TKP) dan melibatkan tim ahli dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) serta Inafis. Keterlibatan tim khusus ini diharapkan mampu mengungkap penyebab pasti kebakaran dan komposisi material yang terbakar, yang menjadi kunci dalam menentukan arah penyelidikan.

Selain fokus pada aspek pidana, polisi juga memprioritaskan mitigasi keamanan di sekitar lokasi. "Kita mitigasi dulu untuk keamanan wilayah. Barang-barang berbahaya akan coba kita geser," tambah AKBP Boy, menggarisbawahi upaya penanganan material berbahaya untuk mencegah dampak lebih lanjut terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Terkait hasil uji laboratorium, kepolisian menargetkan dapat memperolehnya dalam waktu maksimal 14 hari, meskipun diupayakan secepatnya. Hasil ini krusial untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk koordinasi dengan kementerian terkait jika ditemukan indikasi pelanggaran pidana serius.

Peristiwa kebakaran gudang pestisida PT Biotek Sarana Tama sendiri terjadi pada Senin (9/2) sekitar pukul 04.25 WIB. Tragisnya, saat proses pemadaman, cairan pestisida diduga kuat terbawa air dan mengalir ke Kali Jaletreng, yang kemudian bermuara ke Sungai Cisadane.

Dampak pencemaran ini sangat terasa dan meresahkan. Sejumlah laporan menyebutkan ribuan ikan di Sungai Cisadane mati atau mabuk, bahkan sempat diambil dan dikonsumsi oleh warga. Indikasi pencemaran juga meluas hingga wilayah Kota Tangerang, di mana warga terlihat menangkap ikan-ikan yang menunjukkan gejala keracunan, memicu kekhawatiran akan kesehatan masyarakat.

Hingga kini, rincian temuan awal belum dapat dipublikasikan secara rinci oleh pihak kepolisian, menunggu hasil lengkap dari Puslabfor dan proses penyelidikan yang masih berlangsung. Publik menantikan kejelasan atas insiden ini serta pertanggungjawaban pihak-pihak terkait demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer