Ads - After Header

Terungkap! Alasan di Balik Merahnya Bursa Saham Hari Ini

Ahmad Dewatara

Terungkap! Alasan di Balik Merahnya Bursa Saham Hari Ini

Chapnews – Ekonomi – Pasar saham Indonesia dibuka dengan sentimen negatif pada Senin (2/2/2026), di mana mayoritas emiten terpantau berada di zona merah. Fenomena ini, menurut Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, adalah bagian dari "koreksi alam" yang wajar terjadi pasca pengumuman agenda transformasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pandu Sjahrir menjelaskan bahwa sebelumnya, banyak saham yang mengalami kenaikan valuasi secara drastis, meskipun secara fundamental dinilai kurang layak investasi atau ‘uninvestable’. "Memang banyak retail melihat ini banyak saham-saham yang kemarin saya bilang uninvestability atau saham-saham yang memang dengan valuasi yang sangat tinggi mengalami koreksi," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Senin (2/2/2026).

Terungkap! Alasan di Balik Merahnya Bursa Saham Hari Ini
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kini, para investor mulai bergeser mencari emiten dengan fundamental yang kuat sebagai pilihan investasi. Data dari IDX Mobile menunjukkan betapa dominannya tekanan jual, dengan hanya 52 emiten yang menguat, 142 stagnan, dan 763 saham tertekan hingga pukul 15.26 WIB.

"Jadi banyak sekali kalau dilihat observasi awal dari sisi retail melihat saham-saham yang memiliki valuasi yang mungkin amat tinggi atau bahasanya uninvestable itu yang mengalami koreksi, mungkin akan mengalami koreksi alam," tambah Pandu, menegaskan kembali pandangannya.

Oleh karena itu, Pandu menegaskan bahwa koreksi yang tengah terjadi di hari pertama perdagangan pekan ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan oleh para investor. Ia memandang ini sebagai fase transisi menuju pendalaman pasar yang lebih baik di masa depan, seiring dengan agenda transformasi yang sedang dijalankan.

"Jadi saya sih melihatnya sesuatu yang enggak perlu dikhawatirkan, ya kita harus melihat balik ke fundamental. Juga untuk pemikiran buat teman-teman, jangan hanya melihat short term," pesannya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah telah menyiapkan delapan agenda transformasi pasar modal secara menyeluruh. Tujuannya adalah untuk memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjaga kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer