Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina menunjukkan performa yang luar biasa di paruh pertama tahun 2026. Total omzet yang berhasil mereka raih mencapai angka fantastis Rp8,57 miliar. Pencapaian gemilang ini tidak lepas dari partisipasi aktif UMKM dalam berbagai pameran, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional, yang secara efektif membuka pintu menuju pasar yang lebih luas dan konsumen baru.
Kesuksesan ini membuktikan bahwa akses pasar merupakan kunci vital bagi UMKM untuk "naik kelas" dan mengembangkan bisnisnya. Pameran bukan sekadar ajang untuk transaksi jual-beli semata, melainkan sebuah platform strategis yang memungkinkan pelaku UMKM memperkenalkan inovasi produk mereka, menjalin kontak berharga dengan calon pembeli dan mitra bisnis, serta membangun jejaring kolaborasi antar-UMKM. Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi arena penting untuk menguji daya saing produk di kancah yang lebih kompetitif.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Sambal Ning Niniek, sebuah usaha yang dirintis oleh Sri Wahyuni. Ia mengakui peran krusial Pertamina dalam perjalanan bisnisnya hingga mencapai titik ini. "Bagi saya, setiap tahap yang kami lalui adalah bagian dari proses untuk terus berkembang. Peran Pertamina dalam perjalanan Sambal Ning Niniek sangat luar biasa," ungkap Sri Wahyuni.
Sri Wahyuni menambahkan, bantuan modal sebesar Rp35 juta yang diterimanya pada tahun 2023 sangat membantu memperkuat operasional dan meningkatkan kapasitas produksi usahanya. Selain itu, terpilih sebagai salah satu dari 30 finalis Pertamina Aggregator 2025 juga menjadi motivasi besar baginya untuk terus belajar dan mengembangkan bisnis. Pelatihan intensif melalui UMK Academy dan kesempatan berpartisipasi dalam berbagai pameran, seperti yang dilaporkan chapnews.id, turut berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk Sambal Ning Niniek.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi cerminan potensi besar UMKM Indonesia, tetapi juga menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Dengan menyediakan akses pasar, bantuan modal, dan program pelatihan yang komprehensif, Pertamina membantu UMKM bertransformasi dari skala lokal menjadi pemain yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.


