Chapnews – Nasional – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Fahrul Hidayatullah alias Baim (18), pendaki asal Jember yang jatuh di Gunung Saeng, Bondowoso, Jawa Timur. Proses evakuasi yang berlangsung selama 12 jam ini diwarnai tantangan ekstrem akibat medan terjal dan berisiko tinggi.
"Alhamdulillah, setelah perjuangan panjang, jenazah korban berhasil dievakuasi," ungkap Komandan Tim Basarnas Surabaya, Nur Hadi, di lokasi kejadian, Minggu (4/5). Baim dilaporkan jatuh ke jurang sedalam 150 meter pada Kamis (1/5). Lokasi jenazah baru berhasil diidentifikasi sehari kemudian, Jumat (2/5).

Nur Hadi menjelaskan, medan Gunung Saeng yang ekstrem mengharuskan tim SAR menggunakan teknik dan peralatan khusus. Jenazah Baim tertahan selama empat hari di lokasi penemuan karena kesulitan medan dan cuaca yang tak menentu.
Proses evakuasi dimulai pukul 05.00 WIB, dipimpin langsung oleh Basarnas. Setelah asesmen singkat, tim SAR turun ke lokasi jenazah. Jasad Baim dimasukkan ke kantong jenazah, lalu diangkat menggunakan metode tactical ascender. Sekitar pukul 17.00 WIB, jenazah tiba di Desa Sumber Waru, Binakal, dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Bondowoso. Evakuasi jenazah ini menjadi bukti kegigihan tim SAR dalam menghadapi medan yang sangat menantang.



