Ads - After Header

Tragedi Matraman Dua Pemuda Tewas Terjebak Api

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Peristiwa memilukan menyelimuti kawasan Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, pada Selasa pagi. Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang merupakan rumah tinggal sekaligus tempat usaha daring alat kesehatan, yang mengakibatkan dua orang pemuda kehilangan nyawa akibat terjebak di dalam kobaran api.

Insiden maut ini terjadi saat fajar menyingsing, membuat warga sekitar dikejutkan oleh kepulan asap hitam yang membubung tinggi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian adalah Muhammad Fadel (17) dan Rezi (21). Keduanya dilaporkan tidak sempat menyelamatkan diri karena terjebak di lantai dua bangunan saat api mulai menjalar dengan cepat.

Tragedi Matraman Dua Pemuda Tewas Terjebak Api
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Suhudi, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait penyebab sulitnya evakuasi kedua korban. Menurutnya, posisi korban yang berada di dalam kamar di lantai dua menjadi sangat kritis karena akses keluar yang tertutup rapat.

"Kedua korban terjebak di lantai dua, tepatnya di dalam kamar. Hal ini terjadi karena seluruh pagar dan pintu rumah dalam kondisi terkunci oleh pemiliknya," ujar Suhudi saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, sebagaimana dikutip dari laporan lapangan. Kondisi pintu yang terkunci rapat diduga menjadi faktor utama yang menghambat upaya penyelamatan nyawa kedua pemuda tersebut dari kepungan api.

Kronologi kejadian bermula saat warga sekitar melihat kobaran api yang mulai melahap bangunan tersebut. Laporan darurat kemudian masuk ke pihak pemadam kebakaran pada pukul 05.06 WIB. Merespons laporan tersebut, petugas dari Kantor Sektor Matraman bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan lima unit armada, termasuk satu unit mobil medium.

Petugas tiba di lokasi hanya berselang dua menit setelah laporan diterima, yakni pada pukul 05.08 WIB. Upaya pemadaman secara intensif mulai dilakukan sekitar pukul 05.14 WIB untuk mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya. Dalam operasi yang cukup menegangkan tersebut, sebanyak 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan kekuatan 50 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, petugas berhasil melokalisasi titik api pada pukul 05.50 WIB. Namun, petugas tidak langsung membubarkan diri. Proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh hingga pukul 06.02 WIB guna memastikan tidak ada lagi sisa bara atau titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Seluruh operasi pemadaman dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 07.03 WIB. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api di bangunan tersebut. Selain jatuhnya korban jiwa, kerugian materiil akibat hangusnya rumah dan tempat usaha alat kesehatan tersebut juga masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait. Melansir informasi dari chapnews.id, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya akses evakuasi yang aman di setiap hunian.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer