Ads - After Header

Tragedi Maut KA Bekasi: Masinis & Petugas Diperiksa!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Penyelidikan intensif terkait insiden kecelakaan maut antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur terus bergulir. Pihak kepolisian, melalui Polda Metro Jaya, menjadwalkan pemeriksaan krusial terhadap masinis, petugas stasiun, hingga polisi khusus kereta api (Polsuska) pada Kamis, 30 April 2026. Pemeriksaan ini akan dilaksanakan di kantor pusat PT KAI, sebagai bagian dari upaya mengungkap penyebab pasti tragedi yang menewaskan belasan orang tersebut.

Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, dalam keterangannya pada Rabu (29/4), menegaskan bahwa agenda pemeriksaan ini mencakup seluruh personel yang terlibat langsung dalam operasional perkeretaapian saat kejadian. Sebelumnya, sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya terlibat insiden awal telah diperiksa di Polres Metro Bekasi Kota pada Selasa (28/4).

Tragedi Maut KA Bekasi: Masinis & Petugas Diperiksa!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Fokus utama penyelidikan adalah menelusuri dugaan kelalaian manusia (human error) atau kemungkinan adanya gangguan pada sistem komunikasi perkeretaapian. "Apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem, semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP," jelas Budi. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama PT KAI dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan investigasi yang komprehensif.

Tragedi ini bermula dari insiden terpisah. Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Perhubungan, sebuah rangkaian KRL rute Bekasi-Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Akibatnya, KRL tersebut harus dievakuasi dan beroperasi sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas di luar jadwal reguler. Situasi ini kemudian menyebabkan satu rangkaian KRL lainnya, PLB 5568 yang menuju Cikarang, harus berhenti di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, nahas, Kereta Api Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya yang melintas tidak sempat berhenti sepenuhnya, sehingga menabrak KA PLB 5568 yang sedang berhenti. Insiden tragis ini mengakibatkan 16 penumpang KRL meninggal dunia dan 90 penumpang lainnya mengalami luka-luka, kini menjalani perawatan medis di sejumlah fasilitas kesehatan. Penyelidikan mendalam diharapkan dapat memberikan titik terang atas penyebab kecelakaan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer