Ads - After Header

Tragedi Memilukan: Presenter TVRI Ditemukan Tak Bernyawa!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Setelah sembilan hari pencarian yang intens dan penuh tantangan, jasad Yanto Idorway, presenter TVRI Papua Barat yang dilaporkan terseret arus sungai, akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi di Sungai Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, pada Senin (27/7). Penemuan ini mengakhiri penantian panjang keluarga dan tim SAR gabungan.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat, Kombes Trihadi Kuncahyo, mengonfirmasi penemuan tragis ini dari Manokwari. "Jasad korban ditemukan sekitar pukul 11.05 WIT, hanya berjarak 10 meter dari titik awal ia dilaporkan terjatuh dan terseret arus pada 18 Juli," ujar Trihadi.

Tragedi Memilukan: Presenter TVRI Ditemukan Tak Bernyawa!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Atas nama Kapolda Papua Barat dan seluruh jajaran, Trihadi menyampaikan duka cita mendalam. "Kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara Yanto Idorway," katanya, menunjukkan simpati atas kehilangan yang dialami.

Pencarian terhadap Yanto Idorway, yang dimulai sejak ia dilaporkan hanyut pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 14.00 WIT, menghadapi berbagai rintangan. Meskipun operasi SAR resmi ditutup pada Jumat (24/7) setelah tujuh hari sesuai standar prosedur, tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat setempat tetap melanjutkan upaya pencarian. Dedikasi ini membuahkan hasil, tiga hari setelah penutupan operasi, korban akhirnya ditemukan oleh warga.

Selama proses pencarian, tim SAR harus berjuang melawan kondisi alam yang ekstrem. Cuaca yang cepat berubah, kabut tebal yang menghalangi jalur menuju lokasi, suhu dingin yang menusuk, derasnya arus sungai, serta bebatuan sungai yang besar dan licin menjadi tantangan sehari-hari yang harus dihadapi.

"Terima kasih kepada personel TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, kepala kampung, tokoh adat, serta relawan yang menunjukkan dedikasi dan sinergi luar biasa selama operasi pencarian," ucap Trihadi, mengapresiasi kerja keras dan semangat pantang menyerah semua pihak.

Insiden nahas ini terjadi saat Yanto Idorway bersama dua rekannya sedang berkunjung ke objek wisata Air Terjun Memti di Kampung Sisrang, Pegunungan Arfak. Saat mencoba menyeberangi sungai, korban terpeleset dan langsung terseret arus deras. Kedua rekannya sempat berupaya menolong secara mandiri, namun Yanto Idorway tidak ditemukan dan akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

Polda Papua Barat mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar area berpotensi bahaya seperti sungai, air terjun, atau pantai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu atau debit air meningkat.

"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," pungkas Trihadi, menutup pernyataannya dengan doa.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer