Ads - After Header

UMKM Kuliner Auto Cuan! ShopeeFood & Kemenparekraf Beri Jurus Digital

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Shopee Indonesia bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner. Melalui program Generasi Melek Teknologi (Gen Matic), inisiatif yang dirancang untuk berkesinambungan hingga tahun 2025 ini telah membekali 120 peserta di Aceh Tamiang, Aceh, dan Bukittinggi, Sumatera Barat, dengan keterampilan digital esensial untuk mengoptimalkan potensi ekonomi mereka.

Program Gen Matic, yang merupakan kolaborasi strategis antara Shopee Indonesia dan Kemenparekraf, berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Para peserta, khususnya dari kalangan UMKM kuliner, mendapatkan pelatihan intensif mengenai berbagai aspek penting dalam ekosistem digital.

UMKM Kuliner Auto Cuan! ShopeeFood & Kemenparekraf Beri Jurus Digital
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam sesi pelatihan, para peserta dibekali dengan modul komprehensif. Materi mencakup langkah-langkah strategis untuk memulai dan mengembangkan bisnis di ekosistem Shopee, panduan praktis untuk mendaftar sebagai Merchant ShopeeFood, serta teknik efektif dalam menciptakan konten digital yang menarik melalui program Shopee Affiliate. Seluruh materi disampaikan oleh pengajar bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan tim ahli dari Kampus UMKM Shopee, menjamin kualitas dan relevansi ilmu yang diberikan.

Direktur Konten Digital Kemenparekraf RI, Yuana Rochma Astuti, menegaskan urgensi keterampilan produktif sebagai pilar utama dalam upaya pemulihan pascabencana. "Sangat penting untuk membekali masyarakat dengan kemampuan produktif agar mereka dapat memanfaatkan setiap peluang ekonomi secara optimal," ujarnya usai acara pelatihan.

Yuana menambahkan, program yang mengusung tema "Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya" ini secara khusus menyasar wilayah Sumatera untuk meningkatkan literasi digital masyarakat. Harapannya, mereka dapat menangkap berbagai peluang dan menghasilkan pendapatan dari perputaran ekonomi digital, baik sebagai penjual produk maupun kreator konten.

Senada dengan Kemenparekraf, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengungkapkan bahwa kurikulum pelatihan telah dirancang sedemikian rupa. Tujuannya agar pengetahuan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan secara praktis dalam mengembangkan usaha mereka di ranah digital. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan UMKM kuliner yang lebih berdaya saing dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital di masa depan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer