Chapnews – Nasional – Indonesia kembali menunjukkan aktivitas geologi yang intens pada Senin (31/8), dengan enam gunung api di berbagai wilayah dilaporkan mengalami erupsi. Peningkatan status Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) menjadi sorotan utama di tengah rentetan letusan yang terjadi sepanjang hari.
Data yang dihimpun chapnews.id dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui laman Magma Indonesia menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik yang signifikan ini membentang dari Sumatera hingga Maluku Utara, menuntut kewaspadaan tinggi dari masyarakat dan otoritas setempat.

Berikut adalah rangkuman gunung api yang menunjukkan letusan pada Senin (31/8) hingga pukul 19.41 WIB:
1. Gunung Sinabung, Sumatera Utara
Gunung Sinabung meletus dahsyat pada pukul 10.17 WIB, memuntahkan kolom abu setinggi kurang lebih 3.500 meter di atas puncak. Visual menunjukkan kolom abu berwarna hitam pekat dengan intensitas tebal. Pihak berwenang telah mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat tidak beraktivitas di desa-desa yang telah direlokasi, serta menjaga jarak aman dalam radius 3 km dari puncak dan 4,5 km untuk sektor selatan-timur. Kewaspadaan terhadap potensi bahaya lahar juga ditekankan bagi warga yang tinggal di sekitar sungai berhulu di Gunung Sinabung.
2. Gunung Ibu, Maluku Utara
Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menjadi salah satu gunung api paling aktif dengan enam kali erupsi tercatat sepanjang Senin. Letusan perdana terjadi pada pukul 00.01 WIT, mengirimkan kolom abu kelabu setinggi sekitar 400 meter ke arah timur laut. Aktivitas berlanjut dengan erupsi kedua pada 06.53 WIT (400 m), ketiga pada 09.13 WIT (400 m), keempat pada 10.58 WIT (600 m), dan kelima pada 14.59 WIT (500 m). Erupsi terakhir dilaporkan pada 15.18 WIT, meskipun visual letusan tidak teramati.
3. Gunung Semeru, Jawa Timur
Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, juga menunjukkan aktivitas signifikan dengan empat kali erupsi. Letusan pertama tercatat pada pukul 04.20 WIB, menghasilkan kolom abu setinggi 900 meter yang bergerak ke arah barat dan barat laut. Erupsi berikutnya terjadi pada 05.07 WIB (700 m), 06.28 WIB (500 m), dan 07.52 WIB (800 m). Kolom abu umumnya berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal.
4. Gunung Anak Krakatau, Lampung
Gunung Anak Krakatau di Lampung dilaporkan erupsi pada pukul 05.56 WIB. Letusan ini menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 200 meter di atas puncak, dengan warna kelabu berintensitas tipis hingga sedang yang bergerak ke arah barat laut. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif gunung tersebut.
5. Gunung Ili Lewotolok, Nusa Tenggara Timur
Di Nusa Tenggara Timur, Gunung Ili Lewotolok erupsi pada pukul 11.28 WITA. Kolom abu yang dihasilkan mencapai ketinggian kurang lebih 700 meter di atas puncak, terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Masyarakat diminta untuk menjauhi wilayah dalam radius 2 km, serta 3 km di sektor selatan dan tenggara dari pusat aktivitas gunung. Kewaspadaan juga diperlukan terhadap potensi guguran/longsoran lava dan awan panas.
6. Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur
Masih di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi pada pukul 12.53 WITA. Letusan ini memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 300 meter, berwarna kelabu dengan intensitas sedang. Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung. Selain itu, aktivitas dalam radius 5 km dari pusat erupsi juga dilarang.
Rentetan erupsi ini menjadi pengingat akan dinamika geologi Indonesia yang tinggi, menuntut kewaspadaan berkelanjutan dan kepatuhan terhadap setiap rekomendasi mitigasi bencana dari PVMBG demi keselamatan bersama.

