Chapnews – Nasional – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian segera menerbitkan Surat Edaran (SE) yang akan mewajibkan seluruh pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia untuk melaksanakan korve atau kerja bakti pembersihan sampah secara rutin, dua kali dalam sepekan. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap arahan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang menyoroti krisis kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA) di berbagai wilayah.
"Nanti saya akan mengeluarkan surat edaran untuk pembersihan sampah, kemudian gerakan untuk korve itu dilakukan secara rutin," ujar Tito di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2), menegaskan komitmen pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah yang kian mendesak.

Menurut Tito, kegiatan korve ini akan dijadwalkan setiap hari Selasa dan Jumat. Fokus utamanya adalah membersihkan sampah di lingkungan kantor pemerintahan dan area sekitarnya. Inisiatif ini dirancang untuk melibatkan seluruh jenjang pemerintahan, mulai dari tingkat provinsi dengan dinas-dinasnya, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa.
"Jadi ada korve serentak, mulai dari provinsi mengerjakan dinas-dinasnya, kemudian kabupaten/kota dengan dinas-dinasnya, kecamatan, desa," jelas Mendagri, menguraikan skema pelaksanaan kerja bakti massal tersebut.
Rencana penerbitan SE ini tidak lepas dari peringatan serius yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya. Prabowo mengungkapkan bahwa banyak TPA di Indonesia diperkirakan akan mencapai kapasitas penuh pada tahun 2028 jika tidak ada langkah konkret yang diambil. Oleh karena itu, ia mengusulkan korve sebagai salah satu solusi mendasar untuk menekan laju penumpukan sampah.
Bahkan, Prabowo menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk prajurit TNI di tingkat daerah. Ia tidak segan memerintahkan Komandan Distrik Militer (Dandim) dan Komandan Resor Militer (Danrem) untuk menggerakkan anak buah mereka berpartisipasi dalam korve bersama Pemda jika kepala daerah dinilai kurang responsif.
"Corvée, apa salahnya kalau bupati dan gubernur tidak bisa, saya perintah dandim, danrem. Saya perintahkan kau, gerakan anak buahmu, corvée tiap hari atau berapa hari, corvée, corvée, corvée. Kepolisian kerahkan corvée," tegas Prabowo, menunjukkan keseriusannya dalam mendorong gerakan bersih-bersih ini.
Inisiatif dari Mendagri Tito Karnavian ini diharapkan menjadi langkah strategis yang signifikan dalam pengelolaan sampah nasional, sekaligus menekan laju penumpukan limbah sebelum mencapai titik kritis yang diperkirakan pada tahun 2028.


