Chapnews – Ekonomi – Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini mengumumkan temuan mengejutkan: 212 merek beras di pasaran diduga oplosan. Kabar ini tentu membuat konsumen resah. Bagaimana cara memastikan beras yang kita beli berkualitas? Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, memberikan tips sederhana untuk mengecek mutu beras.
Rahasianya ada pada pengamatan visual! Sebelum membeli, perhatikan bentuk fisik butiran beras. "Kalau banyak butir patah, hampir pasti itu beras medium, karena maksimal 25 persen butirnya boleh patah. Tapi kalau butir utuhnya banyak, itu beras premium," jelas Arief pada Sabtu (19/7/2025).

Arief menjelaskan, pencampuran butir utuh dan patah memang lumrah dalam pengolahan beras. Namun, pencampuran harus sesuai standar. "Beras premium, misalnya, boleh dicampur butir patah hingga 15 persen. Bukan dicampur dengan beras busuk lalu diaduk! Ini soal kualitas yang harus dijaga," tegasnya. Jadi, waspadalah dan perhatikan detail sebelum membeli beras untuk keluarga Anda.



