Heboh! PNBP ESDM Bahlil Melejit, Target APBN Lewat!
Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dengan bangga memamerkan capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang fantastis di lingkup kementeriannya. Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/1/2026), Bahlil mengumumkan realisasi PNBP ESDM berhasil menembus angka Rp138,37 triliun, jauh melampaui target awal DIPA 2025 yang hanya Rp127,44 triliun.

Angka tersebut menunjukkan pencapaian luar biasa sebesar 108,56 persen dari target yang ditetapkan. "Ini adalah hasil kerja tim yang membutuhkan inovasi, konsentrasi, dan totalitas," tegas Bahlil, seperti dikutip oleh chapnews.id. Ia menambahkan, "Keberhasilan ini krusial karena negara membutuhkan dana untuk membiayai program-program kerakyatan."
Capaian impresif ini tak lepas dari kontribusi masif berbagai subsektor. PNBP dari Sumber Daya Alam (SDA) Mineral dan Batubara (Minerba) menjadi penyumbang terbesar, mencapai 104,38 persen dari target. Disusul oleh SDA Panas Bumi dengan realisasi 103,4 persen. Yang paling mencengangkan adalah performa sektor lainnya yang melesat hingga 311,05 persen dari proyeksi awal. Menteri Bahlil tak lupa memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Kementerian ESDM, terutama mengingat tantangan harga batu bara dan komoditas lain yang lesu sepanjang tahun sebelumnya.
Kendati demikian, tidak semua sektor menunjukkan performa serupa. Untuk subsektor Minyak dan Gas Bumi (Migas), realisasi PNBP SDA Migas yang tercatat melalui Kementerian Keuangan mencapai Rp105,04 triliun, atau sekitar 83,7 persen dari target Rp125,46 triliun. Bahlil menguraikan, belum tercapainya target PNBP di subsektor migas ini disebabkan oleh fluktuasi harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang berada jauh di bawah asumsi makro yang telah ditetapkan untuk tahun 2025.


