Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Nyepi Tiba! Gilimanuk Tutup, Ribuan Pemudik Terjebak?

Chapnews – Nasional – Denpasar – Hari Raya Nyepi, momen sakral bagi umat Hindu, khususnya di Bali, telah tiba pada Kamis (19/3/2026). Penutupan total seluruh layanan transportasi, baik udara, laut, maupun darat, menuju dan dari Pulau Dewata diberlakukan. Kebijakan ini, yang bertepatan dengan arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, menimbulkan kekhawatiran akan ribuan pemudik yang berpotensi terjebak di Pelabuhan Gilimanuk, gerbang utama penyeberangan laut Bali.

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho mengonfirmasi penutupan akses menuju Gilimanuk dari arah Jawa Timur. "Saya dapat laporan dari Dirlantas Polda Jatim dan Pak Kapolda berada di Ketapang. Sudah ditutup untuk akses yang menuju ke Gilimanuk," ujarnya saat memberikan keterangan di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Kamis dini hari. Ia menambahkan, layanan penyeberangan dari Gilimanuk sendiri telah dihentikan sejak pukul 05.00 WITA pagi, khusus untuk menghormati perayaan Nyepi.

Situasi di Pelabuhan Gilimanuk sempat dilaporkan kondusif pada Rabu sore (H-1 Nyepi). Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menyatakan bahwa tidak ada lagi antrean kendaraan, dan arus penyeberangan berjalan normal. "Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini arus penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk sudah sepenuhnya normal, tanpa adanya antrean kendaraan. Seluruh kendaraan dapat langsung terlayani dengan baik," jelasnya.

Namun, kondisi ini berubah drastis menjelang penutupan. Pada Rabu (18/3/2026) sore sekitar pukul 15.30 WITA, antrean kendaraan keluar Bali kembali memanjang hingga mencapai Hutan Cekik, sekitar 7 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. Kepadatan ini didominasi oleh kendaraan pribadi, memicu kekhawatiran banyak pemudik akan terjebak di Gilimanuk saat Nyepi tiba.

Menyikapi potensi penumpukan pemudik, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) bersama kepolisian dan pihak terkait telah menyiapkan langkah antisipasi. Salah satunya adalah penyediaan dapur umum di Gilimanuk. Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menjelaskan bahwa arahan dari Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, yang sempat berkunjung pada Selasa (17/3/2026), menjadi pedoman utama.

Citra menambahkan, jika terjadi skenario terburuk di mana kendaraan tidak dapat menyeberang tepat waktu, prioritas akan diberikan kepada para penumpang. "Kami sudah koordinasi dengan ASDP, jika tidak bisa (menyeberang tepat waktu) nantinya akan disediakan dapur umum di pelabuhan oleh ASDP," ungkap Citra seperti dikutip dari chapnews.id. Ia melanjutkan, "Kita akan berupaya menyeberangkan pemudik jika sudah tidak bisa menyeberangkan kendaraannya. Kendaraan ditinggal dan orangnya diseberangkan. Di Ketapang nanti akan menyiapkan teknisnya seperti apa, karena di Ketapang lebih mudah orangnya melakukan aktivitas dibandingkan di Bali yang sedang Nyepi."

Meskipun ada optimisme awal bahwa seluruh kendaraan dapat menyeberang sebelum Nyepi, kepadatan lalu lintas pada H-1 menunjukkan tantangan yang signifikan. "Siang tadi antrean sudah di Hutan Cekik dan terminal kargo sudah kita fungsikan kembali untuk antrean mobil pribadi. Mudah-mudahan seluruh pemudik bisa menyeberang sebelum Nyepi," pungkas Citra, berharap tidak ada pemudik yang tertahan selama perayaan Nyepi.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer