Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Tragedi Laut Maluku: Longboat Karam, Satu Nyawa Melayang

Chapnews – Nasional – Sebuah insiden tragis menimpa perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku, ketika sebuah longboat yang mengangkut 14 penumpang tenggelam pada Selasa (7/7) pagi. Musibah yang terjadi di sekitar perairan antara Pulau Sera dan Pulau Selu ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara 13 penumpang lainnya berhasil diselamatkan dari ganasnya laut.

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Longboat tersebut bertolak dari dermaga Desa Kumatubun, Pulau Sera, sekitar pukul 08.00 WIT. Awalnya, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan perairan yang tenang, sangat mendukung untuk pelayaran. Namun, sekitar 30 menit perjalanan, situasi berubah drastis. Angin kencang dan gelombang tinggi tiba-tiba menerjang, membuat longboat oleng dan akhirnya karam.

Seluruh penumpang sempat berjuang untuk menyelamatkan diri dengan berenang. Beruntung, 13 orang berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, satu penumpang bernama Thomas Kadung (42) dinyatakan hilang dalam insiden nahas tersebut.

Koordinator Pos SAR Saumlaki, Wahyunan Samal, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai insiden ini dari petugas BPBD Kepulauan Tanimbar pada Rabu (8/7) pukul 11.10 WIT. "Informasi kami terima pada 8 Juli pukul 11:10 WIT dari BPBD Kepulauan Tanimbar, yang melaporkan bahwa pada 7 Juli pukul 08:30 WIT, sebuah longboat dengan 14 orang penumpang telah tenggelam," jelas Wahyunan, merujuk pada data awal yang masuk kepada tim SAR.

Menanggapi laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan dibantu oleh nelayan setempat. Mereka menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 42,3 mil dari pelabuhan Saumlaki, menyusuri perairan Pulau Sera di tengah kondisi gelombang yang mencapai 2,5 meter demi mencari korban yang hilang.

Setelah beberapa jam pencarian intensif, Thomas Kadung (42) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jasad korban mengapung di perairan Hutan Bakau, Dusun Tatun Angbabal, Pulau Selu, sekitar 40,6 mil dari titik awal kejadian. "Dari 14 orang yang berada di longboat, 13 berhasil selamat, sementara satu orang atas nama Thomas Kadung, laki-laki berusia 42 tahun, ditemukan meninggal," pungkas Wahyunan.

Jenazah Thomas Kadung kemudian dievakuasi ke Pulau Selu untuk diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) secara resmi dinyatakan ditutup.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer