Kejutan Harga Pangan: Cabai dan Beras Anjlok Hari Ini!
Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Dinamika harga komoditas pangan di pasar domestik kembali menjadi perhatian pada Rabu, 2 September 2026. Berdasarkan data terkini dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, mayoritas harga bahan pokok strategis menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan, memberikan angin segar bagi konsumen di tengah gejolak ekonomi.

Penurunan harga yang paling mencolok terjadi pada komoditas bawang. Bawang merah tercatat mengalami koreksi harga sebesar 5,56 persen, kini diperdagangkan di level Rp36.550 per kilogram. Senada, bawang putih juga tidak luput dari tren penurunan, dengan harga yang terkoreksi 2,63 persen menjadi Rp38.850 per kilogram.
Sektor beras, yang merupakan kebutuhan pokok utama masyarakat, juga menunjukkan tren penurunan harga di berbagai kualitas. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing turun 0,34 persen, kini dibanderol Rp14.800 dan Rp14.600 per kilogram. Untuk beras kualitas medium, tipe I turun 2,12 persen menjadi Rp16.150 per kilogram, sementara tipe II anjlok 3,68 persen menjadi Rp15.700 per kilogram. Bahkan, beras kualitas super, baik tipe I maupun II, turut terkoreksi masing-masing 3,93 persen menjadi Rp17.100 per kilogram dan 3,28 persen menjadi Rp16.750 per kilogram.
Kabar baik juga menyelimuti pasar aneka cabai. Cabai merah besar mengalami penurunan harga yang cukup tajam, yakni 8,91 persen, kini dihargai Rp45.500 per kilogram. Cabai merah keriting juga ikut turun 2,27 persen, kini berada di angka Rp51.550 per kilogram. Penurunan paling drastis terjadi pada cabai rawit hijau yang anjlok 10,71 persen, kini diperdagangkan pada kisaran Rp52.550 per kilogram.
Meskipun laporan awal mengindikasikan adanya kenaikan pada beberapa komoditas lain, data PIHPS Bank Indonesia per hari ini secara jelas menyoroti tren penurunan pada sejumlah bahan pokok utama. Kondisi ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban pengeluaran rumah tangga dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat. Masyarakat dapat terus memantau perkembangan harga pangan melalui sumber informasi terpercaya seperti chapnews.id.


