Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Siap-siap! Emas Antam Bisa Tembus Rp2,7 Juta/Gram

Chapnews – Ekonomi – Pasar keuangan dan komoditas global diproyeksikan akan diwarnai gejolak signifikan pada pekan mendatang. Analis pasar uang dan komoditas terkemuka, Ibrahim Assuaibi, memberikan pandangannya mengenai pergerakan fluktuatif yang diperkirakan terjadi pada indeks dolar AS, harga minyak mentah, emas dunia, hingga logam mulia Antam. Eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur, ditambah dengan potensi intervensi politik terhadap kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed), disebut-sebut menjadi katalis utama volatilitas ini.

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam analisisnya yang diterima chapnews.id pada Sabtu (5/9/2026), Ibrahim Assuaibi memprediksi indeks dolar AS (USD Index) akan bergerak dalam rentang ketat antara USD98,30 hingga USD100,20. "Ada indikasi kuat bahwa indeks dolar ini akan mengarah ke level USD100," ungkap Ibrahim, menyoroti potensi penguatan mata uang Paman Sam tersebut.

Sementara itu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan akan terus "mendidih" dan mendekati ambang USD99. Proyeksi Ibrahim menunjukkan bahwa harga minyak WTI akan bergerak pada kisaran batas bawah (support) USD82,50 dan batas atas (resist) USD98,70, mencerminkan kekhawatiran pasokan di tengah ketidakpastian global.

Untuk komoditas emas dunia, Ibrahim memaparkan level support pertama berada di USD4.393 per troy ons dan support kedua di USD4.276 per troy ons. Adapun area resist pertama dipatok pada USD4.518 per troy ons dan resist kedua di USD4.668 per troy ons. Secara keseluruhan, pergerakan harga emas dunia selama sepekan ke depan diproyeksikan berada di rentang USD4.276 hingga USD4.668 per troy ons, menunjukkan ruang gerak yang cukup lebar.

Namun, perhatian terbesar tertuju pada proyeksi harga Logam Mulia Antam domestik. Ibrahim memperkirakan pergerakan harga emas batangan di pasar lokal selama sepekan ke depan akan berada di kisaran Rp2.500.000 hingga Rp2.754.000 per gram. "Jadi untuk Logam Mulia dalam sepekan ke depan itu kemungkinan ditransaksikan di Rp2.500.000 per gram sampai di Rp2.754.000 per gram, ada selisih Rp254.000 per gram," jelas Ibrahim, menggarisbawahi potensi kenaikan harga yang cukup signifikan bagi investor emas di Indonesia. Pergerakan ini tentu akan menjadi sorotan utama bagi para pelaku pasar dan investor di Tanah Air.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer