Chapnews – Nasional – Banjir masih menjadi momok bagi warga Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga Sabtu (24/1) sore, puluhan RT dan beberapa ruas jalan di ibu kota masih terendam air. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta.
Kondisi genangan air ini tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Jakarta Utara. Ketinggian air pun bervariasi, menunjukkan dampak yang berbeda-beda di setiap lokasi.

Di Jakarta Barat, Kelurahan Rawa Buaya menjadi wilayah dengan genangan terparah, mencapai 150 cm. Sementara itu, kelurahan lain seperti Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedaung Kali Angke juga tak luput dari banjir. Jakarta Selatan mencatat ketinggian air antara 25 cm hingga 90 cm, terutama di Kelurahan Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru.
Jakarta Timur menjadi wilayah dengan kondisi paling mengkhawatirkan. Di Kelurahan Bidara Cina, ketinggian air mencapai 160 cm hingga 210 cm. Kelurahan lain seperti Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan juga masih berjuang melawan banjir. Sementara itu, di Jakarta Utara, Kelurahan Kapuk Muara masih tergenang air dengan ketinggian 30 hingga 60 cm.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah untuk membantu warga yang terdampak banjir. Lokasi pengungsian telah disiapkan di berbagai titik, termasuk masjid, PAUD, musholla, kantor kelurahan, dan aula kantor. Selain itu, Pemprov DKI juga berkolaborasi dengan berbagai dinas terkait, seperti Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Gulkarmat, untuk melakukan penyedotan genangan air.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas. Hindari wilayah yang tergenang air jika memungkinkan, dan selalu ikuti arahan dari petugas di lapangan.


