Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil momentum perayaan Idulfitri 1447 H untuk menyuntikkan optimisme terhadap kondisi perekonomian nasional. Dengan tegas, ia membantah spekulasi mengenai potensi resesi, meyakinkan publik bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah gejolak sentimen global.
Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya pada Sabtu (21/3/2026), Purbaya tidak hanya menyampaikan pesan ekonomi, tetapi juga turut mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri. "Mohon maaf lahir batin. Semoga ke depan semuanya makin sukses, makin senang, makin kaya, makin bahagia," tuturnya, mendoakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Purbaya dengan tegas membantah narasi negatif yang menyebut Indonesia sedang menuju jurang resesi atau krisis ekonomi. Ia menyatakan keheranannya terhadap klaim-klaim tersebut, mengingat data-data objektif justru menunjukkan fundamental ekonomi yang kuat. "Ekonomi masih bagus. Ketika ada keluhan atau klaim bahwa ekonomi sedang resesi atau menuju krisis, saya bingung. Saya melihat data-data dari segala sisi, semuanya masih kuat," jelasnya, menyoroti kontradiksi antara persepsi dan fakta.
Keyakinan Menteri Purbaya tidak semata-mata didasarkan pada data makroekonomi di atas kertas. Ia mengungkapkan bahwa hasil tinjauan langsung ke pusat-pusat ekonomi rakyat, seperti Pasar Tanah Abang menjelang Lebaran, turut memperkuat pandangannya. "Kita juga turun ke lapangan, dan di sana kondisinya masih sangat bagus, seperti di Tanah Abang dan lokasi-lokasi lainnya," ungkapnya, memberikan bukti empiris dari aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan, meskipun mungkin ada beberapa area atau toko yang terlihat sepi, hal tersebut merupakan dinamika normal dalam pergerakan ekonomi. "Memang mungkin ada tempat-tempat yang kosong, tapi itu normal. Artinya, ketika sebuah ekonomi berjalan, tidak semuanya kebagian," pungkasnya, menunjukkan pemahaman akan variasi dalam aktivitas ekonomi. Pernyataan ini menegaskan bahwa secara keseluruhan, aktivitas ekonomi nasional tetap bergairah dan jauh dari indikasi pelemahan signifikan.


