Ads - After Header

Tragedi Bandara: Ketua Golkar Tewas, Keluarga Tuntut Hukuman Mati!

Ahmad Dewatara

Tragedi Bandara: Ketua Golkar Tewas, Keluarga Tuntut Hukuman Mati!

Chapnews – Nasional – Ambon – Dunia politik Maluku Tenggara diguncang kabar duka menyusul tewasnya Ketua DPC Partai Golkar Agripinus Romatora, yang akrab disapa Nus Kei (59), dalam sebuah insiden penikaman brutal di Bandara Sadsuitubun. Keluarga korban, melalui perwakilannya Ginto, dengan tegas mendesak aparat penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya, bahkan hingga hukuman mati, kepada para pelaku.

"Seluruh keluarga besar kami sangat berharap para pelaku dijatuhi hukuman mati. Kami meyakini, hukuman tersebut adalah setimpal dengan nyawa saudara kami yang telah direnggut," tegas Ginto, perwakilan keluarga Nus Kei, saat dihubungi chapnews.id pada Minggu (19/4) malam.

Tragedi Bandara: Ketua Golkar Tewas, Keluarga Tuntut Hukuman Mati!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Suasana duka menyelimuti kediaman Nus Kei di kawasan Karang Tagepe, belakang Dargon Lama Ohoijang. Ratusan kader Partai Golkar dan para pendukung berdatangan untuk melayat, sementara sejumlah aparat keamanan tampak berjaga ketat di sekitar lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ginto menambahkan, keluarga merasa sangat terpukul dan kehilangan atas kepergian Nus Kei yang mendadak dan tragis ini. "Kami pasti merasa kehilangan, pasti semua merasa sedih. Namun, ini adalah rencana Tuhan, takdir Tuhan," ucapnya lirih, sembari menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Keluarga korban masih menanti hasil pemeriksaan intensif dari Satreskrim untuk mengetahui motif pasti di balik penikaman sadis yang merenggut nyawa Nus Kei. "Kami berharap pelaku dikenakan pasal yang harus seimbang dengan perbuatan keji mereka," imbuh Ginto.

Kronologi Penikaman Tragis di Bandara

Insiden tragis ini terjadi pada Minggu (19/4) sekitar pukul 12.00 WIT. Nus Kei baru saja tiba di Bandara Karel Sadsuitubun setelah menempuh penerbangan dari Bandara Pattimura Ambon dengan maskapai Lion Air JT880, mendarat sekitar pukul 10.45 WIT.

Setelah turun dari pesawat, Nus Kei sempat dijemput oleh keluarganya dan berbincang sejenak di depan pintu keluar bandara. Namun, momen kebersamaan itu berubah mencekam saat seorang pria tak dikenal, mengenakan jaket merah dan masker, tiba-tiba datang dan langsung menikam Nus Kei.

Dalam kondisi terluka parah, Nus Kei sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam ruang tunggu bandara. Namun, ia akhirnya terjatuh akibat pendarahan hebat. Petugas bandara yang sigap melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama.

Kakak Nus Kei yang berada di lokasi sempat berupaya mengejar dan menangkap pelaku, namun upayanya gagal setelah pelaku melakukan perlawanan dan berhasil melarikan diri. Keluarga korban kemudian segera membawa Nus Kei ke rumah sakit sekitar pukul 11.10 WIT dengan harapan nyawanya bisa tertolong.

Sayangnya, meski telah mendapatkan penanganan medis intensif, nyawa Nus Kei tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.44 WIT setelah mengalami pendarahan hebat dan luka serius pada organ vital. Hasil pemeriksaan menunjukkan Nus Kei menderita empat luka tusuk di bagian dada kanan dan kiri, leher kiri, serta tulang belakang.

Diketahui, kedatangan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara ini ke daerah tersebut adalah untuk mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Maluku Tenggara yang dijadwalkan akan digelar pada 22 April 2026.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian setempat masih terus berjaga-jaga di perbatasan antara Desa Tatrean dan Desa Ohoi Holat, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Aktivitas warga di kedua desa tersebut dilaporkan masih sepi pasca-insiden yang menggemparkan ini. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan menyeret para pelaku ke meja hijau.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer