Oleh: Taufik Fajar | Sabtu, 27 Juni 2026 | 05:30 WIB
Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini menggelar pertemuan krusial dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang. Diskusi intensif tersebut berpusat pada optimalisasi tata kelola anggaran serta strategi perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke seluruh pelosok Tanah Air.

Purbaya menegaskan bahwa koordinasi ini merupakan manifestasi komitmen fundamental pemerintah dalam memastikan setiap rupiah kas fiskal negara termanfaatkan secara akuntabel dan tepat sasaran.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (26/6/2026), Purbaya menginformasikan, "Kemarin sore, Menkeu Purbaya menerima Kepala @badangizinasional.ri Nanik S. Deyang di kantor @kemenkeuri, membahas upaya efisiensi anggaran, penanganan inefisiensi, serta pengawasan dalam pelaksanaan program MBG, dan rencana akselerasi untuk wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal)." Pernyataan ini menggarisbawahi fokus utama pembahasan mereka.
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Keuangan tersebut, kedua pimpinan lembaga mencapai kesepakatan untuk memperketat sistem pengawasan harian. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna mengeliminasi potensi kebocoran atau inefisiensi dalam alokasi anggaran di lapangan. Penguatan mekanisme pengawasan berlapis dianggap vital, mengingat skala besar distribusi logistik yang terlibat dalam program prioritas nasional ini.
Selain pengetatan pengelolaan anggaran, Kemenkeu dan BGN juga merumuskan formula akselerasi khusus yang ditujukan bagi wilayah yang tergolong dalam klaster 3T. Inisiatif afirmasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak di daerah pelosok dan perbatasan negara mendapatkan hak pemenuhan gizi yang setara, tidak tertinggal dari wilayah perkotaan yang lebih maju.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang. (Foto: chapnews.id)


