Ads - After Header

3 Anggota DPRD TTU Diduga Intimidasi Dokter Icha hingga Tewas!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Tragedi memilukan menyelimuti dunia kesehatan Indonesia. Seorang dokter muda, dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, yang akrab disapa Dokter Icha, diduga mengakhiri hidupnya setelah serangkaian dugaan intimidasi dari tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Insiden tragis ini memicu sorotan tajam dan desakan publik agar kasus ini diusut tuntas oleh pihak berwenang.

Dugaan intimidasi tersebut terjadi pada 13 Juni lalu, ketika Dokter Icha sedang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, TTU. Kala itu, ia tengah menangani seorang anak yang menjadi korban gigitan ular hijau. Situasi berubah tegang ketika tiga anggota DPRD TTU, yaitu Therensius Lazakar (Partai Golkar), Robert Tubani (PKB), dan Veronika Lake (PDIP), diduga mendatangi dan melontarkan bentakan bernada intimidatif kepada Dokter Icha. Kesaksian keluarga menyebutkan adanya aroma alkohol dari salah satu terduga pelaku saat insiden berlangsung.

3 Anggota DPRD TTU Diduga Intimidasi Dokter Icha hingga Tewas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut Fabianus Banase, juru bicara keluarga, dugaan intimidasi tersebut berdampak parah pada kondisi psikologis Dokter Icha, memicu depresi berat. "Saat membentak itu bau alkohol. Ada juga fotonya yang dikirimkan kepada kami sebagai keluarga," ungkap Fabianus. Dokter Icha sempat terlihat menangis di lingkungan rumah sakit dan tak lama kemudian ditemukan dalam kondisi lemah di tempat tinggalnya, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Menanggapi tuduhan yang menyeret namanya, Veronika Lake, anggota DPRD dari PDIP, memberikan klarifikasi. Ia membantah keterlibatannya secara langsung dalam aksi intimidasi di ruang ICU. Veronika menegaskan tidak masuk ke ruang perawatan intensif dan mengklaim kedua rekannya telah menyampaikan permohonan maaf kepada manajemen RS Leona serta Dokter Icha. "Sekali lagi, dari lubuk hati yang paling dalam saya menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Dokter Icha," ujarnya.

Kasus ini sontak menarik perhatian pengurus partai politik di tingkat pusat. Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan komitmen partainya untuk menjatuhkan sanksi disipliner kepada Veronika Lake, mulai dari teguran hingga pemecatan, jika terbukti melanggar kode etik.

Dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Wakil Ketua Komisi IX DPR, Nihayatul Wafiroh, mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan tuntas secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Ia menekankan bahwa tindakan intimidasi terhadap tenaga kesehatan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. PKB juga akan segera memanggil Norbertus Tubani (Robert Tubani) untuk klarifikasi dan siap menjatuhkan sanksi disipliner jika terbukti terlibat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan pihaknya akan melakukan pendalaman serius terhadap kasus yang menyeret nama kadernya, Theresius Lazakar. DPD Golkar telah diminta untuk memanggil yang bersangkutan. Namun, Sarmuji menekankan bahwa pihaknya enggan berspekulasi mengenai sanksi sebelum ada hasil pendalaman yang jelas, terutama terkait apakah intimidasi tersebut benar-benar menjadi pemicu utama keputusan tragis Dokter Icha.

Pihak kepolisian sendiri telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ketiga anggota DPRD yang diduga terlibat dalam kasus ini. Publik kini menanti kejelasan dan keadilan atas tragedi yang menimpa Dokter Icha, serta berharap agar kasus serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer