Chapnews – Ekonomi – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mengkaji dan menyimulasikan sebuah mekanisme baru yang berpotensi mengubah cara penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Inovasi ini berencana melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu saluran distribusi utama bagi para penerima manfaat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 20 Juli 2026, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menjajaki dan melakukan simulasi mendalam terkait skema penyaluran bansos melalui KDKMP yang telah beroperasi. "Ke depan ini sedang kita jajaki, sedang kita simulasikan untuk penyaluran bansos di Koperasi Desa Merah Putih yang sudah beroperasi. Nanti akan kita coba kira-kira yang cocok, yang terbaik seperti apa," jelas Mensos.

Saat ini, Kemensos mengelola dua program bansos utama: Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan bantuan tunai bersyarat. Penyaluran BPNT umumnya dilakukan melalui transfer bank, sementara PKH selama ini diakses oleh penerima manfaat melalui PT Pos Indonesia serta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Potensi KDKMP sebagai saluran baru muncul karena banyak koperasi ini telah dilengkapi dengan gerai atau fasilitas dari bank Himbara, memungkinkan pencairan dana PKH secara langsung. Lebih lanjut, Mensos Saifullah Yusuf juga mengindikasikan bahwa skema ini tidak hanya mempermudah pencairan, tetapi juga membuka peluang bagi penerima manfaat untuk membelanjakan dana bansos mereka langsung di KDKMP. "Bisa jadi juga membelanjakan bansos-nya di KDKMP," tambahnya.
Koordinasi intensif telah dilakukan antara Kemensos dengan Kementerian Koperasi serta berbagai pihak terkait untuk mematangkan rencana penyaluran melalui beragam lokasi KDKMP ini. Rencananya, uji coba penyaluran bansos melalui KDKMP akan segera dilaksanakan di beberapa lokasi. "Nanti, ini sekarang akan diujicobakan di beberapa tempat. Mudah-mudahan, nanti targetnya katanya tadi kira-kira di Agustus ini diujicoba," ujar Mensos pada Rabu, 15 Juli 2026. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan jangkauan penyaluran bansos, sekaligus memberdayakan ekonomi desa melalui koperasi.


