Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah serius menggodok ulang skema penyaluran insentif untuk pembelian kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Pernyataan ini disampaikan Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa pada Selasa, 21 Juli 2026, di mana ia menegaskan program insentif akan tetap berlanjut, namun dengan mekanisme yang disempurnakan.
Purbaya saat ini sedang menanti masukan penting dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serta Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa. "Saya masih menunggu masukan dari Menperin dan dari Danantara, Pak Sigit, karena dia yang diminta menentukan ke mana subsidinya," ujar Purbaya, seperti dikutip chapnews.id. Masukan dari kedua pihak ini dinilai krusial untuk memfinalisasi rincian penyaluran insentif yang lebih efektif.

Meskipun insentif untuk pembelian mobil listrik dan motor listrik dipastikan terus berjalan, Purbaya mengisyaratkan adanya penyesuaian signifikan, terutama untuk kendaraan roda dua. "Motor listrik masih ada insentif, nanti dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu," tambahnya. Perubahan mekanisme ini diharapkan dapat membuat penyaluran insentif lebih tepat sasaran dan optimal dalam mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

